Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Ada 15 Kecamatan di Banyumas Berpotensi Terdampak Bencana Pergerakan Tanah

15 Kecamatan di Kabupaten Banyumas yang masuk dalam zona potensi pergerakan tanah yang diperkiraan terjadi pada bulan Agustus ini.

Ist. BPBD Banyumas
Peta potensi pergerakan tanah di Banyumas, terdapat 15 Kecamatan yang termasuk dalam kategori menengah hingga tinggi, kepada Tribunbanyumas.com, Senin (8/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -Terdapat 15 Kecamatan di Kabupaten Banyumas yang masuk dalam zona potensi pergerakan tanah yang diperkiraan terjadi pada bulan Agustus ini.

Potensi pergerakan tanah terjadi dengan intensitas menengah hingga tinggi. 

Hal itu disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas yang telah mengeluarkan peringatan dini potensi tanah bergerak.

"Ada 15 Kecamatan menjadi titik potensi terjadinya pergerakan tanah menengah hingga tinggi di Banyumas.

Jika ada yang potensinya tinggi, pasti ada yang menengah di sekitarnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas,
Budi Nugroho kepada Tribunbanyumas.com, Senin (8/8/2022).

Ke lima belas Kecamatan itu terdiri dari Kecamatan Gumelar, Pancasan, Lumbir, Cilongok, Kedungbanteng, Baturraden, Sumbang, Kebasen, Kemranjen, Somagede, Sumpiuh, Tambak, Purwojati, Ajibarang, dan Kecamatan Wangon.

Faktor pendorong dominan terjadinya tanah bergerak itu dari tata guna lahan yang semakin terbuka, kemiringan lereng, jenis tanah atau batuan, dan cuaca. 

Saat ini di Banyumas sudah memasuki musim kemarau.

Namun demikian, beberapa waktu lalu sempat pula terjadi hujan ringan. 

Budi menerangkan, tidak dapat dipungkiri gerakan tanah itu dapat terjadi kapan saja dan dipicu hujan.

Kalau di zona termasuk struktur dan jenis tanah bisa dipicu hujan juga, apalagi dengan kemiringan tertentu, karena bisa seketika ada hujan juga.

Untuk itu melalui peringatan dini tersebut, pihaknya mengimbau, masyarakat yang berada di zona itu bisa waspada.

"Kalau curah hujan tinggi diharapkan waspada kalau perlu menghindari risiko," ungkapnya. (jti)

Baca juga: Polres Kudus Ungkap Peredaran Uang Palsu Senilai Rp 6,5 juta

Baca juga: Jamaah Haji Asal Batang Tiba, Dinkes Siapkan 5 Ambulan dan Tempat Isolasi Terpusat

Baca juga: Klasemen Pekan Kedua Liga 1 2022, PSIS Semarang Mulai Merangkak, Madura di Puncak, Persis Juru Kunci

Baca juga: Banyu, Atlet Asal Dukuh Salam Tegal Bagikan Cerita Usai Raih 2 Emas di ASEAN Para Games 2022

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved