Berita Boyolali

Satpol PP Boyolali Heran Tas Remaja Pengamen Ini Isinya Sajadah, Kaget Saat Tahu Tempat Tinggalnya

Selama sekitar 2 bulan, tiap malam BW tidur di kompleks pemakaman umum Desa Klaseman, Kecamatan Gatak, Sukoharjo itu

Editor: muslimah
TribunSolo.com / Tri Widodo
KOLASE : Tempat tidur yang pernah ditempati BW yang berada di dekat pusara ayahnya di pemakaman umum Klaseman, Gatak, Sukoharjo (kiri) dan Petugas M. Ihsan (kiri) yang menjadi orang tua asuh menyerahkan Al Quran kepada BW di ruang Asisten 3, Setda Boyolali, Senin (8/8/202) 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - BW, remaja asal Karangdowo, Klaten membuat heran Satpol PP Boyolali.

BW terjaring razia saat tengah ngamen sulak alias membersihkan kaca mobil pengendara.

Saat digeledah, di tas BW ada sajadah.

Terungkap kisah hidupnya yang mengundang pilu.

Sehari-hari ia bahkan terpaksa tidur di samping pusara makam ayahnya.

Baca juga: Komnas HAM: Brigadir RR Mengaku Sembunyi di Balik Kulkas saat Baku Tembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo

Baca juga: Blumbang Nyai dan Kyai Renggo Kranggan Semarang, Selalu Ramai Saat Suro, Ini Kisah di Baliknya

Awal dirinya tidur di makam itu setelah musala yang BW tempati hendak dibongkar. 

BW pun kemudian memutuskan untuk tidur di samping makam ayahnya agar lebih dekat. 

Selama sekitar 2 bulan, tiap malam BW tidur di kompleks pemakaman umum Desa Klaseman, Kecamatan Gatak, Sukoharjo itu. 

Ketika siang hari, dia pergi ngamen dengan cara membersihkan kaca mobil di perempatan Surowedanan, Boyolali. 

Ternyata, BW menemui banyak hal-hal mistis selama tidur di makam itu. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved