Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Hari Bebas Kendaraan di Semarang Berakhir Hari ini, Perpanjang atau Setop? Ini Penjelasan Wali Kota

Pemberlakukan Hari Bebas Kendaraan Pribadi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang berakhir hingga Rabu (10/8/2022) ini.

TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Suasana halaman Balai Kota Semarang lengang pada hari terakhir pemberlakukan Hari Bebas Kendaraan, Rabu (10/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemberlakukan Hari Bebas Kendaraan Pribadi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang berakhir hingga Rabu (10/8/2022) ini.

Sejak 6 Juli lalu, seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang diwajibkan menggunakan transportasi umum setiap Rabu. 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi hingga saat ini belum mengambil keputusan terkait keberlanjutan kebijakan tersebut. 

Hendi, sapaannya, akan mempertimbangkan terlebihdahulu dampak positif dan negatif kebijakan ini sebelum mengambil keputusan memperpanjang atau menghentikan Hari Bebas Kendaraan Pribadi setiap Rabu. 

Pada 17 Agustus mendatang, Pemerintah Kota Semarang baru akan mengungumkan pemenang lomba foto yang berlangsung selama Hari Bebas Kendaraan diberlakukan. 

"Kami umumkan dulu tanggal 17 nanti  pemenangnya sambil menghitung manfaat maupun mudaratnya (Hari Bebas Kendaraan). Nanti kalau besar manfaatnya, kami terusin saja tidak apa-apa," terang Hendi, Rabu (10/8/2022). 

Menurutnya, Pemerintah Kota Semarang akan menghitung secara detail terkait pengurangan emisi gas kendaraan setiap Rabu selama Hari Bebas Kendaraan.

Selain itu, transaksi kenaikan transportasi umum juga akan dihitung secara detail sebelum pihaknya mengambil keputusan memperpanjang atau menghentikan kebijakan ini. 

"Bagaimana dampak ke masyarkaat terkait kebijakan ini, terkena dampak atau bagaimana," ucapnya. 

Lebih lanjut, Hendi menyampaikan, tolak ukur yang sederhana adalah dukungan masyarakat di luar ASN yang menerapkan kebijakan.

Dia menilai, masyarakat masih perlu didorong dan dimotivasi kembali untuk turut menggunakan transportasi umum. 

"Kami buat acara lomba foto di Hari Bebas Kendaraan ini bagian dari untuk bisa menggerakan masyarakat luar PNS agar lebih aktif dalam pemakaian transportasi umum setiap Rabu," jelasnya. (eyf)

Baca juga: Pengakuan Gangster Semarang : Kegiatan Kami hanya Cari Musuh di Operasi Cari Musuh

Baca juga: Polwan Polres Salatiga Gelar Bhakti Sosial Untuk Memperingati Hari Polwan ke -74

Baca juga: Dalimah Histeris Saat Tahu Rumahnya Terbakar

Baca juga: Sosok Seali Syah Istri Brigjen Hendra Kurniawan yang Terseret Kasus Sambo, Disorot Publik Kenapa?

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved