Berita Kendal

22 Desa di Kendal Masih Berstatus Blankspot, Tersebar di 5 Kecamatan, Ini Data Rincinya

Pada 2024 semua desa bisa memanfaatkan fasilitas internet, melalui instansi pemerintah, termasuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA/DOK TRIBUN JATENG
ILUSTRASI petugas sedang mengecek jaringan internet. 

Wiwit mengatakan, pihaknya sudah memberikan fasilitas internet kepada beberapa pemerintah desa sebelum 2020. 

Setelah itu, program layanan internet dari pemerintah daerah tidak bisa disalurkan lagi ke pemerintah desa.

Pihaknya bakal menyasar sekolah-sekolah dasar di pedesaan dan perkampungan agar bisa terfasilitasi internet dengan alokasi anggaran yang diperoleh dari provinsi Rp 3,7 miliar untuk membangun jaringan FO pada 2023.

Baca juga: Innalillahi, Pelajar SMP Hanyut di Kali Kutho Kendal, Ditemukan Meninggal

Baca juga: Upacara HUT Gerakan Pramuka di Kendal, Ini Kata Bupati Dico M Ganinduto

Meski demikian, Wiwit menyebut, program tersebut sudah mulai dikerjakan bertahap sejak 2020 dengan menyasar sekolah-sekolah tak terjangkau internet. 

"Kami sudah bangun tower di 7 wilayah dan itu sangat terbatasi."

"Di sekolah-sekolah coba kami prioritaskan, kami buat tower tambahan."

"Kami yakin semua desa pasti ada sekolah dasar, kami bisa masuk ke sana," ujarnya. 

Pihaknya manarget, pada 2024 semua desa bisa memanfaatkan fasilitas internet, melalui instansi pemerintah di wilayah tersebut, termasuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah-sekolah. 

"Kami juga sedang lakukan upaya kerja sama dengan Dishub, manakala jaringan FO nantinya bisa dipasang di lampu-lampu PJU."

"Upaya kerja sama juga dengan Dinas PU, dan sudah kami cicil," tuturnya.

Wiwit mendorong pada setiap pemerintah desa bisa lebih mandiri dengan meningkatkan fasilitas internet.

Kata dia, Diskominfo Kabupaten Kendal bakal menyiapkan terobosan-terobosan program untuk bisa dimanfaatkan masyarakat secara umum, meskipun kapasitasnya masih terbatas. 

"Nanti kalau jaringan FO terpasang, desa bisa membuat Bumdes untuk mengelola itu."

"Kami maksimalkan upaya agar pada 2024 bisa menekan angka blankspot di Kabupaten Kendal," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved