Berita Kudus

Pemkab Kudus Anggarkan Pembenahan Infrastruktur Puskesmas Sidorekso Rp 2,2 M Tahun Ini

Kondisi plafon atap Puskesmas Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus saat ini semakin memprihatinkan.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
CEK ATAP: Tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Sidorekso, Kudus mengecek kondisi plafon atap bangunan yang ambrol, Kamis (25/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kondisi plafon atap Puskesmas Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus saat ini semakin memprihatinkan.

Pihak puskesmas memperkirakan 70 persen dari luasan plafon yang ada dalam kondisi rusak, beberapa di antaranya rusak berat sehingga mengganggu jalannya pelayanan kesehatan ketika hujan turun.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) UPTD Puskesmas Sidorekso, Didik Purwanto mengatakan, plafon sudah mulai ambrol kurang lebih dalam kurun waktu setahun terakhir.

Menurut dia, ada empat pelayanan yang terdampak akibat ambrolnya plafon atap bangunan, meliputi lorong pelayanan rawat jalan, rawat inap, aula, dan ruang bersalin.

Dari keempat lokasi tersebut, lanjutnya, terparah terjadi di lorong pelayanan rawat jalan, aula, dan ruang bersalin.

Pihak puskesmas pun terpaksa memindahkan layanan bersalin ke ruang rawat inap kosong ketika hujan turun.

Didik menyebut, beberapa upaya perbaikan sementara juga sudah dilakukan puskesmas untuk menambal atap-atap yang berlubang.

"Yang paling parah di bagian plafonnya, namun atap juga sudah waktunya diganti, banyak yang bocor ketika turun hujan," terangnya, Kamis (25/8/2022).

Meski dalam kondisi demikian, Didik menegaskan, pelayanan kesehatan di Puskesmas Sidorekso tetap berjalan sebagaimana mestinya, tidak ada pembatasan di semua layanan.

Pihak rumah sakit berupaya mengantisipasi beberapa lokasi yang terdampak ketika hujan turun, agar tidak membahayakan pasien pengunjung, dan petugas kesehatan.

"Untuk UGD sebetulnya juga terdampak, namun karena layanan ini sangar urgent, kami sudah coba benahi sementara," jelasnya. 

Didik menyebut, saat ini empat ruang rawat inap masih bisa digunakan untuk merawat pasien.

Namun demikian, pihaknya tetap khawatir jika keadaan ini berlarut akan semakin memperparah kondisi yang ada.

"Kabarnya akan diperbaiki tahun ini. Nanti kami siapkan skema perbaikan, sistemnya bergantian agar layanan kesehatan di puskesmas ini tetap bisa berjalan," ujarnya.

Diketahui, layanan Puskesmas Sidorekso mencakup enam wilayah di sekitarnya, meliputi Desa Sidorekso, Blimbing Kidul, Gamong, Banget, Papringan, dan Desa Kaliwungu. Selain itu, pihak puskesmas juga melayani pengunjung atau pasien dari berbagai daerah yang membutuhkan layanan kesehatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kudus, dr Andini Aridewi mengatakan, perbaikan infrastruktur Puskesmas Sidorekso sudah dianggarkan dan akan berlangsung tahun ini.

Kata dia, saat ini sedang proses lelang senilai Rp 2,2 miliar melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diperuntukkan pada pembangunan fisik saja, berupa perawatan atap dan tembok bangunan.

"Terkait alat kesehatan, pihak puskesmas bisa menginventarisir kebutuhan, jika anggaran mencukupi akan dianggarakan melalui APBD perubahan," tuturnya. (Sam)

Baca juga: Nia Ramadhani Gabung Geng Cendol, Sultan Sosialita Nagita Slavina Cs

Baca juga: Keren ! Pendapatan UMKM Kecamatan Wonosalam Demak Surplus Hingga Rp1,3 Miliar

Baca juga: Video Pemuda hingga Ibu-ibu Belanja Pakai QRIS di Pasar Tradisional Kendal

Baca juga: Dewan: Pedagang Johar Semarang Tak Usah Khawatir, Semua Pasti Dapat Tempat

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved