Liputan Khusus
Tiarap Sementara, Eks Pengepul: Togel Bakal Beroperasi Lagi Bila Sudah Kondusif
Mantan pengepul atau penambang judi togel di Kota Semarang menilai tiarapnya para bandar togel akhir-akhir ini hanya bersifat sementara.
"Pernah keliru penulisan tanggung jawab ganti rugi sampai Rp 1 juta karena salah nulis. Dulu masih model SMS sudah deal beli tapi tidak saya tulis. Ternyata nomor tembus. Pembeli tak mau tahu jadi nganti," terangnya.
Ia menjelaskan, para pejudi togel langgannya dulu suka pasang karena kebutuhan uang. Kedua karena hobi hingga maniak sehingga ketika tidak pasang jadi bingung sendiri. Saking maniaknya, ketika ada kecelakaan lalu lintas dicari nomor pelatnya.
Sewaktu mimpi nomor dianalisis, ada orang gila ditanya nomor togel bahkan sampai mencari ke tempat angker demi nomor.
"Itu hanya beberapa untuk mencari nomor jagoan biar tembus. Pengalaman saya ada yang tembus dari cara-cara itu. Biasanya malah pemain baru. Setelah itu kecanduan tapi ga tembus-tembus lagi," tuturnya.
Terpisah, sebut saja namanya, Paijo. Pria umur 45 tahun tersebut adalah pecinta nomor togel. Favoritnya adalah togel Hongkong. Pasang togel baginya adalah hobi, bukan karena ingin kaya. Ia biasa menghabiskan Rp 10 ribu untuk pasang togel.
"Ya pasang togel buat obat stres saja. Seminggu ini tak bisa pasang, bikin stres," kata tukang parkir tersebut.
Hal senada juga dikatakan penyuka togel lainnya yang bernisial WH (55). Hampir tiap hari dalam empat tahun terakhir, ia mengaku selalu pasang nomor.
Biasanya, ia rata-rata menghabiskan Rp 30 ribu untuk beli togel Hongkong. Terakhir ia beli togel sekitar seminggu lalu di lapak di dekar rumahnya di Semarang Barat.
"Tiap hari pasang, sekarang tidak pasang lemas. Apalagi ini perjudian togel darat pada ditutup," bebernya kepada Tribunjateng.com.
WH mengaku, ada hal yang hilang dari hidupnya. Menurutnya, sebelum ini ia punya aktivitas rutin. Tiap pukulu 21.00, ia akan beli togel. Kemudian, akan menunggu nomor keluar pada pukul 23.00. Sekarang ini, ia mengaku sudah tidak ada yang ditunggunya.
"Hidup sekarang jadi itu-itu saja. Tidak ada yang ditunggu," terangnya. (tim/tribun jateng cetak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/warung-togel-yang-memilih-tiarap-dengan-menutup-warungnya-menyusul-1.jpg)