Berita Jepara
Bawaslu Jepara Temukan Dua Alamat Kantor Parpol Tidak Valid
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jepara telah melakukan pengawasan tahapan verifikasi angota partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jepara telah melakukan pengawasan tahapan verifikasi angota partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024.
Dari hasil pengawasan ini ditemukan data dua parpol tidak valid.
“Terdapat dua parpol yang alamatnya dan nomor telepon tidak jelas,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara Sujiantoko kepada tribunmuria.com, Jumat, 26 Agustus 2022.
Sujiantoko mengatakan dua parpol itu adalah Partai Suara Rakat dan partai Republik. Pihaknya menemukan ketidaksusuaian data alamat parpol.
Partai Suara Rakyat tidak jelas alamat kantor dan nomor telepon.
Sementara Partai Republik terdapat ketidaksesuaian alamat daerah di Jepara yang tercantum di SIPOL. Nomor telepon partai ini juga tidak jelas.
Sementara itu M. Zarkoni, Penanggungjawab Tahapan Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu Tahun 2024 di Bawaslu Jepara, mengatakan dari hasil pencermatan, Bawaslu telah memberikan saran perbaikan kepada KPU Jepara pada Kamis, 25 Agustus 2022.
Dia berharap KPU Jepara segera menindaklanjuti hasil pencermatan ini. Dia juga berharap parpol yang masih terdapat data tidak valid segera melakukan perbaikan.
“Kami layangkan saran perbaikan ke KPU Jepara sebagai hasil pengawasan untuk meminimalisasi sengketa Pemilu,” kata M. Zarkoni, Koordinator Divisi Sengketa Proses Pemilu, kepada tribunmuria.com.
Dia meminta kepada KPU Jepara lebih cermat lagi dalam tahapan verifikasi ini agar pada tahapan penetapan parpol peserta Pemilu 2024 tidak terdapat sengketa. (*)
Baca juga: Ganjar Jadi Pemateri PBAK di UIN Salatiga, Bahas Soal Pemimpin Masa Depan
Baca juga: Residivis Narkoba di Banyumas Dibekuk Lagi Karena Edarkan Sabu Seberat 53,31 gram
Baca juga: Komunitas Pecinta Satwa Keliling Desa Beri Edukasi dan Kenalkan Reptil Pada Anak
Baca juga: Sadis, Ngaku Guru Spiritual Menyuruh Korban Memotong Bagian Sensitif Tubuhnya