Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Cerita Saat Ferdy Sambo Menangis Selama 45 Menit, Bilang: Kenapa Bukan Saya yang Bunuh?

Drama yang diperankan Ferdy Sambo di awal kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua atau Brigadir J cukup all out

Editor: muslimah
Tribunnews.com Abdi Ryanda Shakti/KOMPAS.com Adhyasta Dirgantara
Irjen Ferdy Sambo jalani sidang kode etik dan profesi terkait kasus pembunuhan Brigadir J, Kamis (25/8/2022)- Ferdy Sambo kini resmi dipecat dari kepolisian. Ia pun langsung mengajukan banding atas keputusan tersebut. Padahal sebelumnya ia mengajukan surat pengunduran diri. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Drama yang diperankan Ferdy Sambo di awal kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua atau Brigadir J cukup all out.

Sambo diantaranya menemui Komnas HAM dan menangis selama 45 menit.

"Kenapa bukan saya yang bunuh,"

Kalimat itu yang berkali-kali diucapkan Ferdy Sambo.

Pada saat itu, masih berlaku skenario perama dimana terjadi tembak menembak antara Brigadir J dengan Bharada E.

Baca juga: Benarkah Insiden Sofa Pemicu Kemarahan Ferdy Sambo? Cerita Putri Candrawathi Dinanti

Baca juga: Dusun Sambo di Magelang Mendadak Populer, Sering Jadi Bahan Guyonan Setelah Kasus Irjen Ferdy Sambo

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menceritakan hasil pertemuan anak buahnya di Komnas HAM Choirul Anam usai bertemu Irjen Fedrdy Sambo saat masih menjadi Kadiv Propram Polri.

Di pertemuan yang berlangsung selama sekitar 45 menit tersebut Ferdy Sambo menangis-nangis di depan Choirul Anam ihwal kejadian yang menimpa Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, ajudannya yang tewas.

Taufan lalu menyebutkan, Choirul Anam mengungkap pertemuannya dengan Sambo sehari kemudian.

"Terus besok pagi baru dijelaskan, 45 menit katanya (Ferdy Sambo) cuma nangis-nangis, seperti yang digambarkan Pak Mahfud MD (dalam RDP dengan Komisi III DPR RI) itu," kata Taufan.

"Ya dia (Sambo) bilang, 'Kenapa bukan saya yang bunuh'. Cuma begitu-begitu. Saya diceritain Anam baru besoknya (usai pertemuan Anam dan Sambo pada 11 Juli), karena malam itu saya nggak ngelihat ada yang serius. Jadi saat saya baca berita setelah saya main badminton, saya lihat, loh, saya panggil (Anam) besoknya," kata Taufan Damanik.

Curiga Sejak Awal

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. (Tribunnews.com/Gita Irawan)
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. (Tribunnews.com/Gita Irawan) (TRIBUNNEWS.COM/Gita Irawan)

Mendengar cerita Anam itu, Taufan sudah menaruh curiga terhadap Ferdy Sambo.

"Apa kemarin pembicaraannya?' Dia (Anam) ceritakanlah. 'Wah bahaya ini kamu. Bahaya, Nam'. Justru dari awal saya jadi curiga gara-gara itu. Dengan pikir sebaliknya," cerita Taufan.

Taufan lantas mengungkit saat dirinya menemui Sambo di Mako Brimob. Saat itulah dia mengaku berang terhadap Sambo karena memanggil anak buahnya.

Taufan menuturkan, pada 12 Agustus 2022 dia pernah melakukan pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, dalam kapasitas dirinya sebagai Ketua Komnas HAM.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved