Berita Regional

Dusun Sambo di Magelang Mendadak Populer, Sering Jadi Bahan Guyonan Setelah Kasus Irjen Ferdy Sambo

Dusun Sambo di Kecamatan Podosoko, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mendadak populer.

KOMPAS.COM/IKA FITRIANA
Suasana Dusun Sambo, Desa Podosoko, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (25/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Dusun Sambo di Kecamatan Podosoko, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mendadak populer.

Dusun tersebut memiliki nama yang sama dengan mantan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo.

Seperti dikatahui, Ferdy Sambo merupakan tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. 

Baca juga: Warga Pekanbaru yang Ditangkap karena Buat Konten Ferdy Sambo di TikTok Minta Penangguhan Penahanan

Dari pusat Kota Magelang, jarak yang harus ditempuh sekitar 20 kilometer atau sekitar 30-45 menit perjalanan mengendarai sepeda motor.

Akses jalan berbatu, berliku dan melewati perkebunan-perkebunan. 

Dusun Sambo di Kabupaten Magelang
Suasana Dusun Sambo, Desa Podosoko, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (25/8/2022).

Namun, begitu sampai dusun itu, terlihat bersih dan rapi, bahkan Dusun Sambo baru saja dicanangkan sebagai Kampung Pancasila oleh Pemerintah Kabupaten Magelang.

Tidak sekadar nama, Dusun Sambo ternyata memiliki sejarah tersendiri sejak masa penjajahan Belanda.  

Sekretaris Desa Podosoko, Kuwato (56) menceritakan, konon Sambo adalah nama leluhur masyarakat setempat.

Sekitar tahun 1700-an, atau ketika masa penjajahan Belanda, ada seorang musafir bernama Wira Sambo yang pertama kali menemukan tempat di kaki Gunung Merbabu itu. 

Menurut Kuwato, Wira Sambo adalah seorang penyebar agama Islam yang kemudian dipanggil Kyai Wikono.

Menurut cerita sesepuhnya, Wira Sambo berasal dari Kasunanan Keraton Solo.

Dahulu terjadi peperangan sehingga punggawa-punggawa dan prajurit lari dari peperangan itu.

"Yang namanya Wira Sambo itu memang sampai sekarang dibuat cikal bakal (kelahiran Dusun Sambo). Wira Sambo adalah musafir, penyebar agama Islam, menjadi orang yang pertama kali masuk di wilayah dusun ini, yang waktu itu belum ada namanya," terang Kuwato, saat ditemui di rumahnya, pada Kamis (25/8/2022).  

Wira Sambo tiba dan tinggal bersama istrinya bernama Dewi Sekar Kenanga.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved