Berita Karanganyar

111 Formasi Perangkat Desa di Karanganyar Masih Kosong

Sebanyak 111 formasi perangkat desa di wilayah Kabupaten Karanganyar mengalami kekosongan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
Dispermasdes Karanganyar menggelar rapat koordinasi di Podang I Kantor Setda Karanganyar, Senin (29/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 111 formasi perangkat desa di wilayah Kabupaten Karanganyar mengalami kekosongan.

Kabid Aparatur Pemerintahan Desa Dispermasdes Karanganyar, Anung Dharmawan menyampaikan, saat ini masih tahap verifikasi data berapa jumlah kekosongan perangkat desa di masing-masing kecamatan.

Kekosongan perangkat desa terjadi karena ada yang meninggal dunia dan tidak lolos saat tahap rekrutmen sebelumnya. Lanjutnya, jabatan yang mengalami kekosongan ialah kasi, kaur dan kadus.

"Data dari kecamatan ada 111 (perangkat desa yang kosong) tapi masih dikroscek lagi. Rencana yang diajukan untuk pengisian 80 formasi. Pengajuan itu berdasarkan usulan dari pemerintah desa," katanya kepada Tribunjateng.com saat ditemui di Kantor Setda Karanganyar, Senin (29/8/2022).

Dia menjelaskan, dari 111 formasi yang mengalami kekosongan hanya 80 formasi yang diusulkan untuk dilakukan pengisian jabatan. Hal itu lantaran ada dusun yang tidak memenuhi syarat berdirinya suatu dusun.

Sesuai aturan di satu dusun paling tidak ada 2 RW dan di masing-masing RW ada 3 RT. Di sisi lain, jumlah KK di satu dusun minimal 240 KK.

"Nah ada beberapa dusun yang tidak memenuhi. Misal KK jumlahnya hanya 150 KK," ucapnya.

Di samping mempersiapkan pengisian perangkat desa yang mengalami kekosongan, terang Anung, dinas juga tengah melakukan penataan untuk perampingan dusun. Sehingga nantinya dusun yang tidak memenuhi syarat berdirinya suatu dusun akan digabungkan.

Dia mengungkapkan, dinas mentargetkan pengisian perangkat desa dilakukan sebelum penyelenggaraan Pilkades Serentak Gelombang I pada November 2022. Kendati demikian dinas juga masih menunggu penetapan Perbup soal pengisian perangkat desa. (Ais).

Baca juga: 222 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba Ditangkap Polda Jateng

Baca juga: Komisioner Komnas HAM Choirul Anam: Penembak Brigadir J Tak Jago Tembak (2-Habis)

Baca juga: Terungkap Motif Guru Spiritual Gadungan Suruh Korban Potong Dada dan Bersetubuh dengan Anak Kandung

Baca juga: Pedagang Kaki Lima di Kudus Keluhkan Elpiji Subsidi Langka, Harga NaikTembus Rp 23 Ribu Per Tabung

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved