Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Kadin Ajak Pengusaha di Kota Semarang Mulai Beralih ke Energi Terbarukan

Kadin Kota Semarang ajak para pengusaha di Kota Lunpia beralih ke energi terbarukan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kadin bersama PT Energi Amerta Nusantara memberikan memberikan pemaparan terkait Semarang Sustainable Smart City, di Pavilliun D'Kambodja, Rabu (31/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Semarang mengajak para pengusaha di Kota Lunpia mulai beralih ke energi terbarukan.

Kadin bersama PT Energi Amerta Nusantara untuk memberikan pemaparan terkait Semarang Sustainable Smart City, di Pavilliun D'Kambodja, Rabu (31/8/2022). 

Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, menyadarkan masyarakat dan pengusaha untuk beralih ke energi terbarukan memang tidak mudah.

Sosialisasi perlu dilakukan berulangkali agar pengusaha dan masyarakat paham pentingnya energi terbarukan

"Kegiatan ini tidak hanya sekali dilakukan, harus diulang-ulang. Konteks energi terbarukan itu banyak macamnya, semua berkaitan dengan teknologi. Lima tahun ke depan saya yakin energi fossil habis, pengusaha, masyarakat, pemkot hrs mulai prepare mempersiapkan energi terbarukan," terang Arnaz. 

Kadin bersama PT Energi Amerta Nusantara memberikan pemaparan terkait Semarang Sustainable Smart City, di Pavilliun D'Kambodja, Rabu (31/8/2022).
Kadin bersama PT Energi Amerta Nusantara memberikan pemaparan terkait Semarang Sustainable Smart City, di Pavilliun D'Kambodja, Rabu (31/8/2022). (TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN)

Sosialisasi terkait energi terbarukan ini, lanjut dia, merupakan bagian dari kepedulian Kadin terhadap Kota Semarang. Kadin dan PT Energi Amerta Nusantara dan mendigitalisasikan Kota Semarang.

Ternyata, produk energi terbarukan tidak hanya panel surya. Ada beragam energi terbarukan yang bisa diterapkan di ibu kota Jawa Tengah. 

Arnaz menilai, penerapan energi terbarukan di Kota Semarang terutama di kalangan pengusaha masih rendah.

Hal itu karena minimnya pengetahuan tentang produk energi terbarukan serta biaya yang cukup tinggi. 

"Orang menganggap energi terbarukan mahal. Padahal, longterm untum investasi tidak mahal. Fokus kami bukan masalah transaksi bisnis, tapi bagaimana menyadarkan bahwa ke depan butuh energi terbarukan," paparnya. 

Komisaris PT Energi Amerta Nusantara, Andrew Prayudi mengatakan, pihaknya memperkenalkan bernagai produk energi terbarukan antara lain thermal tubing, vasad solar panel, flexibel solar panel, dan kamera yang mendukung smart city. 

"Kami menyediakan solusi dan mengajak membuka wawasan terkait energi terbarukan. Umumnya, energi terbarukan kan solar panel. Kami menggandeng teman-teman, kami arahkan ke arah termal tubing," jelasnya. 

Kepala Bidang Litbang Bappeda Kota Semarang, Willar Haruman mengatakan, sangat mendukung penggunaan energi terbarukan di Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang juga sudah mulai menerapkan energi tersebut.

Misalnya, di gedung parkir balai kota sudah menggunakan solar panel.

Dia menilai, penghematan listrik di balai kota saat ini sudah cukup signifikan. Selain itu, sejunlah lampu jalan di Kota Semarang juga menggunakan panel surya. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved