Berita Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar Sebut Pelaku UKM Jadi Pilar Ekonomi

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto sebht para pelaku UKM menjadi salah satu fondasi perkembangan ekonomi.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto memberikan sambutan dalam acara talkshow UMKM di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Rabu (31/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto sebht para pelaku UKM menjadi salah satu fondasi perkembangan ekonomi.

Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara talkshow yang menghadirkan para pelaku UKM di Bumi Intanpari bertempat di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Rabu (31/8/2022).

Talkshow tersebut mengambil tema UMKM pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. Dalam kesempatan tersebut menghadirkan dua pembicara yakni Owner Medjora Cafe, Wiryawan dan Dosen FEB UNS, Intan Novela.

Ketua UMKM Jooss Karanganyar, Hanindyo Purwono menyampaikan, kegiatan ini masih dalam rangka peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI dan Hari UMKM Nasional.

"Ini diadakan juga sebagai pemanasan karena nanti pada September 2022 ada lagi kegiatan workshop yang agak berat karena tim dari UGM akan hadir memberikan bimbingan mengenai apa itu merk dan apa itu HAKI," katanya saat memberikan sambutan.

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto mengungkapkan, potensi pelaku UKM di Karanganyar begitu luar biasa. Oleh karena itu diharapkan para pelaku usaha dapat menjadi tuan rumah yang baik bagi para wisatawan yang hadir di Kabupaten Karanganyar.

"Di Karanganyar ini banyak pameran-pameran, ternyata yang mewarnai para pelaku UKM. Salah satu yang menjadi fondasi perkembangan ekonomi yakni UMKM," ucapnya.

Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo menuturkan, adanya Gunung Lawu membuat potensi wisata di Karanganyar menjadi lebih berkembang. Di wilayah Karanganyar UMKM turut menyerap sebagian besar tenaga kerja.

"Pandemi harus ditangkap oleh pelaku UKM mengoptimalkan pemanfaatan digitalisasi untuk mengembangkan produk," terangnya.

Kepala Disdagnakerkop UKM, Martadi menerangkan, pelatihan digitalisasi telah diberikan kepada para pelaku UKM sebelum adanya pandemi. Selain pemasaran skala nasional, lanjutnya, saat ini produk para pelaku UKM sudah ada yang merambah pasar di luar negeri.

Tercatat ada sebanyak 73 ribu pelaku UKM di wilayah Kabupaten Karanganyar dengan berbagai jenis usaha baik itu kuliner, kerajinan dan lainnya. Dia melihat pemasaran produk UKM di Karanganyar kurang massif.

"Kita nanti akan tindaklanjuti, Kita sudah ada koneksi dengan paguyuban perantau di Jabodetabek, nanti akan dilihat apa yang dibutuhkan di sana, kita pasok dari pelaku UKM. Termasuk di Batam, beras organik dari Karanganyar juga sudah dipasarkan di sana," pungkasnya. (Ais).

Baca juga: Inilah Sosok Istri di Cilacap Viral Jemput Suami Saat Bermain Sepakbola, Valent Jebret Ikut Komentar

Baca juga: BERITA BANDUNGAN : Pria Warga Bandungan Ditemukan Meninggal Tergantung di Pohon

Baca juga: UPDATE Kecelakaan Maut Bekasi : Penjual Otak-otak Jadi Korban Tewas, Sang Anak Sempat tak Percaya

Baca juga: Format Piala AFF 2022 Diubah, Timnas Indonesia Dulu Pernah Dirugikan dan Tak Lolos Fase Grup

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved