Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Salatiga

Pengurus Muhammadiyah Minta Restu, Rencana Bangun Rumah Sakit di Salatiga, Begini Reaksi Sinoeng

Pembangunan RS Muhammadiyah Salatiga yang rencananya akan dibangun pada kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga.

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/HANES WALDA MUFTI
Pertemuan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi dengan Pengurus PD Muhammadiyah Kota Salatiga di Ruang Kerja Wali Kota Salatiga, Kamis (1/8/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Pemkot Salatiga mendukung rencana dibangunnya Rumah Sakit Muhammadiyah di Kota Salatiga.

Untuk mendukung hal tersebut, dibutuhkan dokumen masterplan yang lengkap guna mempercepat proses dukungan administrasi pembangunan RS itu.

Hal tersebut disampaikan Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi saat menerima kunjungan Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Salatiga di Ruang Kerja Wali Kota Salatiga, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Petugas Damkar Kota Salatiga Selamatkan Burung Hantu yang Terjerat Benang Layangan di Pohon

Sinoeng mengatakan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari ukuwah islamiyah, dimana kolaborasi terbangun antara pemerintah dengan Muhammadiyah.

Selain itu, juga ada misi besar yang peruntukannya untuk kemanusiaan.

Yakni melalui pembangunan RS Muhammadiyah Salatiga yang rencananya akan dibangun pada kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga.

“Secara prinsip tidak ada alasan bagi Pemkot Salatiga untuk tidak mendukung."

"Justru akan kami dukung sepenuhnya."

"Dukungan tersebut berupa upaya persiapan mewujudkan rumah sakit ini,” kata Sinoeng kepada Tribunjateng.com, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Cerita Sahabat Marbot Keliling Bersihkan Masjid di Salatiga, Sepekan Tiga Tempat

Baca juga: Inilah Rumah Masa Kecil Yos Soedarso di Salatiga, Sebagian Kamar Disewakan Buat Indekos

“Dan segera dalam waktu yang tidak terlalu lama (minggu depan) PD Muhammadiyah Kota Salatiga akan mengirimkan pra masterplan."

"Dimana itu yang nanti akan segera dicermati, hal-hal mana yang perlu disiapkan dan disegerakan."

"Sehingga nanti, setidaknya pada akhir 2022, peletakan batu pertama dapat dilakukan,” imbuhnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Salatiga, Imam Sutomo menambahkan, Muhammadiyah memang konsen di dunia pendidikan dan kesehatan.

Di bidang kesehatan juga akan digenjot dengan rencana pembangunan RS Muhammadiyah.

“Kami tidak hanya konsen di pendidikan, namun bidang kesehatan juga akan kami dukung terus."

"Terutama di Salatiga dengan membangun sebuah pelayanan kesehatan melalui RS Muhammadiyah Salatiga,” kata Imam kepada Tribunjateng.com, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Kecelakaan Salatiga : Truk Muatan Motor Baru Terguling di Jalan Suruh-Karanggede

Sementara itu, Kepala DKK Salatiga Zuraidah menambahkan, dalam membangun sebuah roadmap faskes harus memenuhi berbagai syarat dalam aspek kesehatan.

Sehingga masyarakat bisa menilai dan merasakan pelayanan yang baik di dalamnya.

“Kami mengusulkan untuk roadmap faskes yang dibangun, bisa membuat pasien yang datang saat melihat rumah sakitnya, langsung bisa sembuh."

"Dalam artian mereka akan yakin sembuh kalau berobat di sini,” kata Zuraidah melalui Tribunjateng.com, Kamis (1/9/2022).

Pihaknya pun tetap mendukung apalagi untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Untuk pelayanan kesehatan yang ada tetap kami dukung."

"Adanya tempat, fasilitas di dalamnya harus diperhatikan betul,” jelasnya. (*)

Baca juga: Almarhumah Nyai Hj Heni Maryam Dimakamkan di Samping Pusara Gus Robah, Langsung Malam Ini

Baca juga: Rekonstruksi Oknum Guru Cabul di Batang, Tiga Tempat di Lingkungan Sekolah

Baca juga: Segini Harga Anyar Tiket Nonton Laga Persiku Kudus, Panpel: Buat Bantu Kebutuhan Finansial Tim

Baca juga: INNALILLAHI, Nyai Heni Maryam Istri Almaghfurlah KH Maimoen Zubair Tutup Usia

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved