Berita Kudus

Penerima BLT Buruh Rokok di Kudus dari APBD Provinsi Sebagian Besar Buruh Pabrik Djarum

Sebagian besar penerima bantuan langsung tunai (BLT) untuk buruh pabrik rokok di Kudus merupakan karyawan pabrik Djarum.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
Rifqi Gozali
Diah Permatasari menunjukkan uang BLT yang diterimanya di Pabrik Rokok Djarum Purwosari Kudus, Jumat (2/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sebagian besar penerima bantuan langsung tunai (BLT) untuk buruh pabrik rokok di Kudus merupakan karyawan pabrik Djarum.

Dari 24.277 penerima BLT untuk buruk pabrik rokok yang ditanggung APBD Provinsi Jawa Tengah, 24.189 di antaranya merupakan karyawan Djarum. Sisanya 88 orang karyawan pabrik rokok lainnya.

Penyaluran tahap kedua ini sudah dilakukan pada Jumat 2 September 2022. Penyaluran melalui PT Pos.

Bupati Kudus HM Hartopo meninjau pencairan BLT tersebut di brak atau pabrik rokok Djarum di Kelurahan Purwosari. Dalam kesempatan itu Hartopo juga menyapa sejumlah buruh yang tengah sibuk bekerja.

"Ini tahap kedua untuk BLT dari provinsi. Berarti selesai," kata Hartopo.

Hartopo mengatakan, ke depan akan ada lagi BLT untuk buruh rokok dari APBD Perubahan 2022. 

"Nanti kami sambung (BLT) untuk dari APBD kabupaten yang perubahan, tinggal satu kali pencairan tapi untuk dua bulan," kata dia.

Dalam pencairan BLT buruh rokok di Kudus ada sekitar 63 ribu penerima. 24.277 penerima ditanggung oleh APBD Provinsi. Sisanya ditanggung oleh APBD Kabupaten.

Total yang diterima yakni alokasi BLT untuk 4 bulan. Setiap bulan yakni Rp 300 ribu. Dalam sekali pencairan, buruh rokok menerima  Rp 600 ribu untuk alokasi dua bulan.  Artinya masing-masing buruh total menerima Rp 1,2 juta.

Buruh pun menyambut gembira BLT tersebut. Satu di antara buruh penerima BLT yakni Diah Permatasari. BLT senilai Rp 600 ribu ini merupakan yang kedua kalinya pada tahun ini.

Ibu berusia 26 tahun yang sudah memiliki dua anak itu akan menggunakan BLT untuk keperluan sekolah anaknya. Anak pertamanya kini sudah duduk di bangku kelas 2 SD. Sedangkan anak kedua kini masih berusia 3 tahun.

"Untuk keperluan anak, untuk beli tas dan sepatu," kata perempuan asal Desa Pasuruan Kidul, Kecamatan Jati. (*).

Baca juga: Chord Kunci Gitar Saturday Nights - Khalid

Baca juga: Mahasiswi asal Sukoharjo yang Hilang Ternyata Dibawa Kabur Pacarnya, Minta Maaf Agar tak Dipidanakan

Baca juga: Sinopsis Lokadrama Lara Ati Hari Ini Jumat 2 September 2022, Joko Tersiram Kopi Panas

Baca juga: Ditbinmas Polda Jateng Tutup Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan ke-19 di Kota Tegal

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved