Berita Internasional

Bom Meledak dalam Masjid Penuh Jemaah di Afghanistan, 18 Tewas dan 23 Terluka

Jumat (2/9/2022), ledakan bom menghancurkan masjid yang ramai jemaah di Afghanistan barat.

DAILY MAIL
Ilustrasi ledakan 

TRIBUNJATENG.COM, HERAT - Jumat (2/9/2022), ledakan bom menghancurkan masjid yang ramai jemaah di Afghanistan barat.

Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya 18 orang, termasuk seorang ulama terkemuka yang dekat dengan Taliban.

Sementara, 23 orang dilaporkan terluka.

Baca juga: China Murka hingga Lontarkan Ancaman Serius saat Amerika Umumkan Kontrak Penjualan Sejata ke Taiwan

Hal itu disampaikan pejabat Taliban dan petugas medis setempat.

Ledakan di kota Herat membuat halaman Masjid Guzargah dipenuhi jenazah menurut video dari tempat kejadian.

Orang-orang berteriak kaget dan ngeri.

Bom meledak saat salat Jumat, ketika masjid-masjid penuh dengan jemaah.

Di antara yang tewas adalah Mujib-ul Rahman Ansari, seorang ulama terkemuka yang dikenal di seluruh Afghanistan karena kritiknya terhadap pemerintah negara yang didukung Barat selama dua dekade terakhir.

Ansari terlihat dekat dengan Taliban, yang menguasai negara itu sejak setahun lalu saat penarikan pasukan asing dari Afghanistan.

Kematiannya dikonfirmasi oleh kepala juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.

Tepat sebelum pengeboman, Ansari bertemu dengan wakil perdana menteri pemerintah Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar, yang sedang berkunjung ke Herat di bagian lain kota.

Ansari bergegas dari pertemuan ke masjid untuk melaksanakan shalat, kata seorang ajudan Baradar dalam sebuah tweet yang berduka untuk ulama tersebut sebagaimana dilansir AP.

Saudara laki-laki Ansari, Habib ul Rahman, juga termasuk di antara mereka yang tewas, menurut Islam Jar, gubernur provinsi Herat.

Jar mengatakan 23 orang lainnya terluka dalam serangan itu, memperbarui jumlah korban sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved