Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Pentingnya Mengetahui Beyond Use Date (BUD) dan Expired Date (ED)

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan dampak semua aspek kehidupan termasuk dunia kesehatan berupa obat-obatan.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Ida Sari Dewi, S. Farm Mahasiswa Profesi Apoteker Universitas Islam Sultan Agung Semarang 

Oleh: Ida Sari Dewi, S. Farm Mahasiswa Profesi Apoteker Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan dampak semua aspek kehidupan termasuk dunia kesehatan berupa obat-obatan.

Masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang obat melalui media internet. Berbagai informasi disajikan dalam berbagai bentuk dan layanan tentang penggunaan obat.

Akan tetapi, informasi yang didapatkan masyarakat melalui media internet seringkali masih pada taraf pengenalan dan penggunaan yang dasar sehingga belum spesifik. Keterangan yang disajikan tidak secara detil mengenai obat yang akan dikonsumsi.

Masyarakat perlu mengenal dan memahami definisi tentang obat terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Hal ini dikhawatirkan menyebabkan penggunaan obat-obatan secara berlebihan.

Informasi ini cukup penting selain bisa melakukan swamedikasi dengan aman, juga mengurangi risiko akibat efek samping dari obat. Pihak-pihak terkait yang mengetahui tentang pemanfaatan obat perlu hadir untuk memberikan penjelasan yang lebih terutama apoteker.

Apoteker dalam permasalahan ini harus menjembatani tentang perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan tentang obat pada masyarakat.

Hal ini juga bertujuan agar meminimalkan segala dampak yang tidak diinginkan yang dapat terjadi akibat pemakaian suatu obat. Pengetahuan yang lebih menekankan pengamatan dan pengalaman inderawi dikenal sebagai pengetahuan empiris atau pengetahuan aposteriori.

Pengetahuan ini bisa didapatkan dengan melakukan pengamatan dan observasi yang dilakukan secara empiris dan rasional.

Pengetahuan empiris tersebut juga dapat berkembang menjadi pengetahuan deskriptif bila seseorang dapat melukiskan dan menggambarkan segala ciri, sifat, dan gejala yang ada pada objek empiris tersebut.

Pengetahuan empiris juga bisa didapatkan melalui pengalaman pribadi manusia yang terjadi berulangkali. Misalnya, seseorang yang sering mengkonsumsi macam-macam obat ketika ia sakit.

Drs. H. A. Syamsuni, (2007:17) menjelaskan bahwa obat adalah bahan atau campuran bahan yang digunakan untuk seluruh makhluk hidup guna menentukan diagnosis, mencegah mengurangi, menghilangkan, menyembuhkan penyakit dan gejala penyakit.

Mudahnya informasi seakan memberikan kesempatan kepada masyarakat melakukan pengelolaan dan konsumsi obat secara mandiri atau disebut sebagai swamedikasi.

Padahal, pelaksanaan swamedikasi tetap harus dilakukan sesuai dengan penyakit yang dialami. Pelaksanaannya harus memenuhi kriteria penggunaan obat yang rasional, antara lain ketepatan pemilihan obat, ketepatan dosis obat, tidak adanya efek samping, tidak adanya kontraindikasi, tidak adanya interaksi obat, dan tidak adanya polifarmasi.

Kesalahan penggunaan obat dalam swamedikasi pada kenyataannya masih banyak terjadi, terutama karena ketidaktepatan obat dan dosis obat maupun keterbatasan pengetahuan tentang Beyond Use Date (BUD) dan Expired Date (ED).

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved