Guru Berkarya
Problem Based Learning Optimalkan Hasil Belajar Peserta Didik
Pembelajaran tematik terpadu di SD sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 yaitu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan beberapa muatan pelajaran
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Oleh: Tugino, S. Pd. SD., Guru SD Negeri 1 Lumbir
Pembelajaran tematik terpadu di SD sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 yaitu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan beberapa muatan pelajaran dalam satu pembelajaran.
Dalam praktik pembelajaran Kurikulum 2013 yang penulis lakukan selama ini, penulis menggunakan buku siswa dan buku guru.
Penulis meyakini bahwa buku tersebut sudah sesuai dan baik digunakan di kelas karena diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ternyata, dalam praktiknya, penulis mengalami beberapa kesulitan seperti materi dan tugas tidak sesuai dengan latar belakang peserta didik.
Selain itu, penulis masih berfokus pada penguasaan pengetahuan kognitif yang lebih mementingkan hafalan materi.
Dengan demikian proses berpikir siswa masih dalam level C1 (mengingat), memahami (C2), dan C3 (aplikasi).
Guru hampir tidak pernah melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills/ HOTS).
Berdasarkan keadaan di lapangan di atas maka penulis melakukan wawancara dengan beberapa siswa dan diperoleh hasil yaitu siswa malas mengikuti pembelajaran yang banyak dilakukan guru dengan cara ceramah dan metode yang selalu dilakukan guru adalah penugasan.
Guru perlu membuat inovasi pembelajaran yang lebih menarik dengan memanfaatkan model pembelajaran yang sesuai.
Trianto (2011:29) menjelaskan bahwa model pembelajaran adalah salah satu pendekatan yang dirancang khusus untuk menunjang proses belajar siswa yang berkaitan dengan pengetahuan deklaratif dan pengetahuan procedural yang tersetruktur dengan baik yang dapat diajarkan dengan pola kegiatan yang bertahap, selangkah demi selangkah.
Salah satu model pembelajaran yang penulis gunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan di atas adalah model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning/PBL).
PBL merupakan model pembelajaran yang mengedepankan strategi pembelajaran dengan menggunakan masalah dari dunia nyata sebagai konteks siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep esensial dari materi yang dipelajarinya.
Dalam Poblem based learning siswa dituntut untuk mampu memecahkan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari (kontekstual).
PBL membelajarkan siswa untuk berpikir secara kritis dan analitis, serta mencari dan menggunakan sumber pembelajaran yang sesuai untuk memecahkan masalah yang dihadapi.