Guru Berkarya
Problem Based Learning Optimalkan Hasil Belajar Peserta Didik
Pembelajaran tematik terpadu di SD sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 yaitu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan beberapa muatan pelajaran
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Pada PBL, guru berperan sebagai guide on the side daripada sage on the sage.
Hal ini menegaskan pentingnya bantuan belajar pada tahap awal pembelajaran.
Peserta didik mengidentifikasi apa yang mereka ketahui maupun yang belum berdasarkan informasi dari buku teks atau sumber informasi lainnya.
Sintak model PBL meliputi yang pertama orientasi peserta didik pada masalah pada tahap ini guru menyampaikan masalah yang kontekstual untuk dikerjakan secara kelompok, sedangkan peserta didik memahami masalah yang disampaikan, kedua mengorganisasikan peserta didik untuk belajar pada tahap ini guru memastikan setiap anggota kelompok memahami tugas masing-masing, sedangkan peserta didik berdiskusi membagi tugas untuk menyelesaikan masalah, ketiga membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, aktivitas yang dilakukan guru memantau keterlibatan peserta didik sedangkan peserta didik melakukan penyelidikan, keempat mengembangkan dan menyajikan hasil karya pada tahap ini guru memantau diskusi dan membimbing pembuatan laporan sedangkan peserta didik diskusi dan presentasi, dan terakhir menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah, aktivitas yang dilakukan guru membimbing presentasi serta menyimpulkan materi sedangkan peserta didik melakukan presentasi dan memberikan apresiasi kepada kelompok lain yang presentasi serta membuat kesimpulan.
Akhirnya penulis menyimpulkan bahwa setelah melaksanakan pembelajaran tematik dengan model PBL, penulis menemukan bahwa proses dan hasil belajar siswa meningkat.
Peserta didik menjadi lebih aktif merespon pertanyaan dari guru, termasuk mengajukan pertanyaan pada guru maupun temannya karena aktifitas pembelajaran yang dirancang sesuai sintak PBL mengharuskan siswa aktif selama proses pembelajaran.(*)