Berita Jateng

Tak Terima Putusan Pengadilan Tinggi Jateng, Bank Mandiri Ajukan Kasasi

Bank Mandiri mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung perihal perkara pembobolan uang nasabah senilai Rp 5,8 miliar

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
Thinkstock Via Kompas.com
Ilustrasi pengadilan 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bank Mandiri mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung perihal perkara pembobolan uang nasabah senilai Rp 5,8 miliar milik nasabah bernama Moch Imam Rofi'i.

Kasasi itu ditempuh setelah sebelumnya Pengadilan Tinggi Jawa Tengah menguatkan putusan Pengadilan Negeri Kudus yang memenangkan Imam Rofi'i sebagai penggugat.

Humas Pengadilan Negeri Kudus, Rudi Hartoyo, mengatakan, pengajuan permohonan kasasi telah dilakukan Bank Mandiri ke Makamah Agung melalui Pengadilan Negeri Kudus.

"Bank Mandiri mengajukan kasasi pada tanggal 31 Agustus 2022," kata Rudi Hartoyo, Kamis (8/9/2022).

Baca juga: Elpiji Subsidi Langka, Ratusan Orang Rela Antre Panjang Saat Bazar Pangan Murah di Kudus

Baca juga: Siswi SD Didudapaksa di Gudang Sekolah, Pelaku Tukang Sapu, Karyawan hingga Kepala Sekolah

Rudi mengatakan, permohonan kasasi tersebut dilakukan pada 31 Agustus 2022.

Hal itu dilakukan karena belum puas dengan putusan Pengadilan Tinggi yang menguatkan putusan Pengadilan Negeri Kudus dalam perkara tersebut.

Sementara keputusan Pengadilan Negeri Kudus memenangkan penggugat atas nama Moch Imam Rofi'i atas Bank Mandiri.

Rudi menambahkan, pemohon kasasi memiliki waktu selama 30 hari untuk melengkapi berkas administrasi sejak mengajukan permohonan.

Sementara pihak Imam Rofi'i memiliki waktu yang sama untuk kontra kasasi.

Setelah berkas administrasi lengkap, maka proses persidangan akan berlangsung di Mahkamah Agung.

Sekitar tiga bulan kemudian baru akan diketahui hasilnya.

Diketahui, dalam perkara ini sebelumnya putusan sidang Pengadilan Negeri Kudus berbunyi: mengabulkan gugatan untuk sebagian. Selanjutnya, putusan pengadilan menyatakan bahwa tergugat atau Bank Mandiri melakukan perbuatan melawan hukum.

Kemudian menghukum tergugat Bank Mandiri untuk membayar kerugian yang diderita oleh penggugat atas pembobolan rekening penggugat sebesar Rp 5.800.090.000.

Selain itu, dalam putusan juga disebutkan jika tergugat untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini sebesar Rp 399.500.

Diketahui, kasus pembobolan uang nasabah bank pelat merah ini bergulir sejak Oktober 2021.

Penggugat yang juga sebagai nasabah bank tersebut Moch Imam Rofi’i melakukan gugatan kepada Bank Mandiri Persero Tbk Pusat Cq PT Bank Mandiri Persero Tbk Kantor Cabang Kudus.

Isi petitum dalam gugatan tersebut, bahwa Bank Mandiri telah melakukan perbuatan melanggar hukum yang mengakibatkan penggugat mengalami kerugian sebesar Rp 5,8 miliar. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved