Pembunuhan PNS Kota Semarang

Keluarga Iwan Budi PNS Bapenda Kota Semarang Diambil Sampel untuk Tes DNA, Ini Proses Selanjutnya

Pihak  Kepolisian telah melakukan tes Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) kepada keluarga Iwan Budi pegawai Bappenda Kota Semarang.

TribunJateng.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Kondisi rumah Iwan Budi pegawai Bapenda Kota Semarang. 

"Kemarin kepala Bapenda mendapat laporan informasi telah ditemukan mayat. Diduga, itu almarhum Iwan Budi, staf Bapenda, tapi kami belum bisa memastikan 100 persen," terang Iswar, Jumat (9/9).

Menurut Iswar, hingga saat ini polisi masih bekerja untuk memastikan mayat tersebut benar-benar Iwan Budi atau bukan.

Secara kasat mata, sepeda motor, pelat nomor, nomor rangka, termasuk emblem memang menunjukkan yang dipakai oleh Iwan Budi.

Hanya saja secara saintifik, perlu menunggu hasil dari kepolisian.

“Polisi tentu akan melakukan pemeriksaan DNA dan forensik terhadap temuan mayat tersebut. Hasil forensiknya seperti apa, baru bisa ditentukan itu Iwan atau bukan," ucapnya.

Kasus 2010

Berkait dengan pemanggilan Iwan Budi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi, Iswar menjelaskan, dugaan korupsi tersebut dimungkinkan terjadi pada tahun 2010 silam.

Namun, Iswar mengaku, belum mendalami secara detail tentang dugaan korupsi tersebut.

Berdasarkan informasi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang, kata Iswar, pernah dianggarkan penyertifikatan hasil penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) dari BSB.

Anggaran tersebut sebesar Rp 3 miliar.

Namun, anggaran itu tidak digunakan seluruhnya, hanya untuk honor tim.

"Angka Rp 3 miliar tidak digunakan semua. Di mana letak korupsinya, masih pendalaman dengan teman-teman kepolisian," kata Iswar.

Dia juga belum dapat memastikan, apakah hilangnya Iwan Budi berkaitan dengan kasus tersebut.

Baca juga: Jadwal Liga Italia Inter Vs Torino, Sampdoria Vs Milan, Juventus Vs Salernitana, Empoli Vs Roma

Baca juga: Cerita Irish Bella Saat Lahirkan Anak Keempat, Bikin Panik Ammar Zoni Suaminya

Baca juga: Rasio Kecukupan Modal Perbankan di Indonesia Rata-rata 24,9 %, Ini Perbandingan Dengan Negara Lain

Dia mengaku, belum dapat informasi secara lengkap dari polisi.

Pada kasus yang tengah didalami polisi, kata Iswar, Iwan Budi baru diundang sebagai saksi.

Artinya, polisi masih melakukan pendalaman dan menghimpun data-data.

"Belum masuk penyidikan, baru menghimpun data-data. Kami serahkan ke kepolisian pendalaman seperti apa, apakah ada hubungan menghilangnya Iwan dengan kasus, sementara ditangani kepolisian," paparnya.  (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved