Berita Pekalongan

BBM Naik, Harga Cabai di Pasar Induk Kajen Masih Normal

Meski harga Bahan Bakar Minyak naik, namun harga cabai di Pasar Induk Kajen normal.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Pedagang sayuran di Pasar Induk Kajen saat melayani pembeli yang akan membeli cabai. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Meski harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik, namun harga cabai di Pasar Induk Kajen normal.

Dewi Setyowati pedagang sayuran di Pasar Induk Kajen mengatakan, pasca ada kenaikan harga BBM, harga cabai masih utuh dan normal.

"Harga cabai keriting merah dan lombok setan 1 Kg hanya Rp 60 ribu, sebelumnya Rp 80 ribu. Lalu rawit hijau Rp 40 ribu, sebelumnya Rp 60 ribu," kata Dewi Setyowati pedagang sayuran di Pasar Induk Kajen kepada Tribunjateng.com, Selasa (13/9/2022).

Menurutnya, harga cabai yang normal seperti ini karena stok dari petani melimpah.

"Saya ambil cabai dari Kalibening, Banjarnegara dan Temanggung. Petani masih panen, jadi adanya kenaikan harga BBM tidak berpengaruh dengan harganya cabai," ujarnya.

Harga normal cabai ini, sebelum adanya kenaikan harga BBM.

"Selain cabai, sayuran yang lain seperti ini harga timun Rp 8 ribu perkilogram, kubis Rp 5 ribu perkilogram, dan wortel perkilogramnya Rp 12 ribu," imbuhnya.

Terpisah Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pekalongan, Dewi Fabanyo, mengatakan, bahwa dengan adanya kenaikan BBM peningkatan pengawasan terus dilakukan.

Adapun dari hasil laporan, harga disejumlah pasar tradisional yang ada di Kabupaten Pekalongan harga kebutuhan masih relatif normal

"Meskipun BBM naik namun untuk harga sembako dan kebutuhan rumah tangga masih normal," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved