Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Cara Asyik dan Unik Melatih Operasi Hitung pada Siswa

Dampak dari Covid-19 sangat terasa dalam dunia pendidikan yaitu berkurangnya pengetahuan dan keterampilan siswa secara akademis.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Aris Munandar, S.Pd., Guru SMPN 1 Kandangserang Kab. Pekalongan 

Guru dapat menyebutkan “Siswa yang maju adalah nomor urut akar kuadrat dari enam belas“.

Maka siswa akan menghitungnya di mana hasil akar kuadrat dari enam belas adalah empat. Sehingga yang akan maju yaitu siswa dengan nomor presensi empat.

Jadi sebenarnya dengan cara ini mengharuskan siswa untuk berpikir dua kali.

Pertama, untuk menentukan nomor presensi yang akan maju berdasarkan pertanyaan dari guru.

Kedua, siswa memikirkan jawaban dari tugas yang diberikan oleh guru saat maju di depan kelas.

Berdasarkan pengalaman saya setelah menerapkan cara ini, banyak sekali manfaat yang didapatkan dibandingkan hanya dengan asal menunjuk siswa tanpa tujuan yang tersirat didalamnya.

Salah satu manfaatnya yaitu dapat mengasah dan melatih kemampuan operasi hitung siswa yang semakin tertinggal akibat pandemi Covid-19.

Selan itu guru bisa mengkreasikan pertanyaan sesuai dengan materi yang sedang diajarkan.

Dengan demikian, cara seperti ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara yang asyik dan unik untuk diterapkan oleh guru untuk melatih kemampuan dan keterampilan operasi hitung siswa.(*) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved