Berita Pati

Pemkab Pati Harap Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah Hasilkan Keputusan yang Majukan Bangsa

Sekda Kabupaten Pati Jumani mengikuti jalan sehat sambut Muktamar ke-48 Muhammadiyah.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: sujarwo
Prokompim Setda Kabupaten Pati
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati Jumani (berkaus biru polos) mengikuti jalan sehat menyambut Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Alun-Alun Pati, Minggu (11/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati Jumani mengikuti jalan sehat menyambut Muktamar ke-48  Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Alun-Alun Pati, Minggu (11/9/2022).

Jalan sehat yang dilaksanakan secara serempak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah ini diikuti sekitar 2 ribu peserta dari warga Muhammadiyah dan masyarakat umum di Kabupaten Pati. 

Sebelum memberangkatkan peserta, Sekda Jumani berkesempatan membacakan sambutan Pj Bupati Pati. 

"Pemerintah Kabupaten Pati turut bangga dan mengapresiasi kegiatan ini. Semoga muktamar yang akan digelar bisa menambah semangat warga Muhammadiyah dan 'Aisyiyah dalam bermuktamar hingga menghasilkan keputusan-keputusan yang berdampak bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara," kata Jumani sesuai rilis Prokompim Setda Kabupaten Pati, Senin (12/9/2022). 

Terlebih saat ini, lanjut Jumani, warga sedang dihadapkan dengan sejumlah tantangan, di antaranya adalah kenaikan harga BBM yang memicu kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat. 

"Tapi dengan pengalaman dan jam terbang Muhamadiyah dan 'Aisyiyah yang telah melintas zaman dalam menyelesaikan permasalahan sosial di masyarakat, kami yakin itu menjadi modal penting untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial yang ada di masyarakat saat ini," ujar Jumani. 

Ia berharap, Muhammadiyah yang memiliki lembaga dan amal usaha yang sangat concern di bidang sosial dan ekonomi dapat berkolaborasi dengan Pemkab dalam mengatasi permasalahan sosial di masyarakat seperti misalnya masalah putus sekolah, bencana alam, dan masalah kemiskinan. 

"Bagaimanapun juga pandemi dan kenaikan harga BBM telah berdampak pada menurunnya kesejahteraan masyarakat karena banyak yang kehilangan pekerjaan sehingga angka pengangguran dan kemiskinan baik di tingkat nasional maupun daerah meningkat," tutur Sekda Jumani.

Tentunya, imbuh Jumani, hal ini menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi pemerintah, sehingga kiprah dan partisipasi warga muhamadiyah dan 'Aisyiyah sangat diharapkan oleh Pemkab Pati. 

"Muhamadiyah dan 'Aisyiyah cukup lama dikenal dengan gagasan dan kreativitas berkemajuan. Hal ini pula yang membuat Muhammadiyah dan 'Aisyiyah dapat berkontribusi aktif di berbagai kota dan bahkan di tingkat perdesaan," tambahnya. 

Dengan pandangan Islam berkemajuan dan berbagai modal sosial yang dimiliki, Jumani pun yakin Muhammadiyah dan 'Aisyiyah akan tetap menjadi motor penggerak kemajuan bangsa. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved