Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Semarang

Penggunaan Platform Merdeka Mengajar di Kota Semarang Dipercepat

Para pendidik PAUD dan PNF di Kota Semarang mendapatkan pelatihan Percepatan Penggunaan Platform Merdeka Mengajar

Editor: rival al manaf
istimewa
Percepatan penggunaan Platform Merdeka Mengajar 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Para pendidik PAUD dan PNF di Kota Semarang mendapatkan pelatihan Percepatan Penggunaan Platform Merdeka Mengajar dan Perencanaan Berbasis Data pada tanggal 9 hingga 10 September 2022 lalu.

Kegiatan itu diselenggarakan di aula SMPN 5 kota Semarang dan diikuti oleh 256 peserta pendidik yang berasal dari Taman Kanak-Kanak (TK),Kelompok Bermain (KB) dan Pos PAUD/ Satuan Pendidikan Sejenis (SPS) dan pendidikan kesetaraan paket A,B,C, dibawah pengelolaan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Para peserta dipilih dari satuan-satuan pendidikan yang belum login ataupun sudah login tapi belum membuka dan mempelajari pelatihan Mandiri pada menu platform merdeka mengajar.

Baca juga: Warga Datangi Kecamatan Ungaran Timur, Ratusan Orang Antre Ambil Jatah BLT dan BST Rp 500 Ribu

Baca juga: PKS Kota Semarang Turun ke Jalan Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan Harga BBM

Dalam sambutannya pada pembukaan, Plt Kadinas Drs Kartika Hedi Aji, M.Si  mengatakan bahwa Kota Semarang dalam implementasi kurikulum merdeka sebelumnya memiliki rapor merah.

Prosentase capaian adoption rate dan jumlah pengguna fitur belajar mandiri pada platform Merdeka Mengajar jauh dari kata menggembirakan.

Kondisi ini membuat posisi kota Semarang berada di ranking 33 dari 35 kabupate/kota di seluruh Jawa Tengah.

"Namun, dengan usaha yang sungguh-sungguh dari seluruh jajaran Dinas Pendidikan Kota Semarang bersama dengan berbagai pihak terkait akhirnya posisi tersebut meningkat pesat sehingga menduduki peringkat kelima dari atas," terangnya.

Rifki Nugroho selaku SubKor Kurikulum dan Penilaian PAUD PNF yang menjadi tanggungjawabnya melakukan langkah jitu pada lembaga yang diampunya.

Paud sebanyak 1270, PKBM sebanyak 37 lembaga digenjot dibimtek, hingga yang masih belum login di desk dipanggil untuk login bisa dilakukan oleh akun pengguna dari kepala sekolah, guru dan admin semua perangkat sekolah.

Dengan merekrut wali wilayah dari BBPMP Mampuono,M.Kom sebagai widyaprada, berserta anggota belajar.id, anggota Google Master Traner (GMT), anggota Platform Merdeka Megajar (PMM)Kota Semarang, bersama PKG di 16 Kecamatan hingga akhir September 2022 untuk menuntaskan PMM pada posisi login hingga melakukan aksi nyata dan seterusnya.

Salah satu bentuk usaha tersebut adalah dengan  menyelenggarakan pertemuan PMO (Project Management Office)   secara rutin sebulan sekali.

Kegiatan yang di delegasikan kepada sekretaris dinas kota Semarang Muhammad Ahsan untuk memimpin ini  menghadirkan berbagai unsur yang  terdiri dari   Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah, Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Tengah, Fasilitator Sekolah Penggerak, komunitas belajar.id, Tanoto Foundation dan lain-lain.

Hasil-hasil dalam pertemuan kemudian ditindaklanjuti dengan  berbagai kegiatan percepatan implementasi kurikulum merdeka (IKM) di Kota Semarang.

Kegiatan yang diselenggarakan dua hari ini merupakan tindak lanjut dari hasil-hasil pertemuan dalam PMO tersebut dan kajian strategis berbagai bidang di Dinas Pendidikan Kota Semarang.  Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdik Kota Semarang  Daryata beserta tim menterjemahkan masih rendahnya angka adoption rate di kalangan guru PAUD disebabkan oleh banyaknya jumlah guru yang belum login atau yang sudah login tetapi belum memanfaatkan fitur belajar mandiri pada platform Merdeka mengajar.

Baca juga: Akhir Tahun Ini, Borussia Dortmund Kunjungi Indonesia, Lawan Klub Mantan Pelatih Thomas Doll?

Baca juga: Ketua DPD PKS Kota Salatiga Latif Nahari: Tanpa Menaikkan Harga BBM, APBN Tergolong Aman

Oleh karena itu dibutuhkan pelatihan   bersama dengan melibatkan para tutor dari komunitas belajar.id dan Google Master trainer sebagai para pendamping peserta.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved