Berita Cilacap

Ayah di Gandrungmangu Cilacap Tewas Dibacok Anaknya, Pelaku Menuduhnya Pelit

Warga Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap pada Selasa (13/9/2022) sore digegerkan dengan aksi pembacokan terhadap seorang ayah oleh anak kandung

Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: muslimah
Via Tribunjogja
Ilustrasi Pembacokan. Seorang ayah di Cilacap dibacok anak kandung pakai sabit. Ia akhirnya meninggal dunia. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Warga Desa Gandrungmanis, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap pada Selasa (13/9/2022) sore digegerkan dengan aksi pembacokan terhadap seorang ayah oleh anak kandung.

Aksi pembacokan yang menimpa DS (66) dilakukan oleh DT anaknya, menggunakan sabit.

Kabaghumas Polres Cilacap, Iptu Gatot Tri Hartanto saat dikonfirmasi tribunjateng.com membenarkan hal itu.

Gatot menuturkan bahwa aksi pembacokan itu terjadi kemarin sore sekira pukul 16.00 WIB dirumah korban.

Baca juga: Ratusan Warga Desa Cilongok Banyumas Tuntut Kades Mundur Karena Dugaan Tindak Perselingkuhan

Baca juga: Samin Pasrah Dengar Penjelasan BI tentang Uangnya yang Hancur Dimakan Rayap, Rencana Haji Tertunda

Baca juga: Pulang Ambil BLT, Binem Warga Klaten Dirampok Saat Melewati Sawah yang Sepi Naik Onthel, Uang Amblas

Adapun alasan DT melakukan penganiayaan terhadap ayahnya tersebut disinyalir karena korban merasa ayahnya pelit tidak mau memberikan uang setelah panen.

"Berdasarkan dari pengakuan pelaku, korban disinyalir sombong dan pelit karena pada saat panen korban tidak memberi uang kepada pelaku," kata Gatot kepada tribunjateng.com Rabu (14/9/2022).

Sementara itu RF, tetangga korban sekaligus saksi menuturkan bahwa ia sempat mendengar teriakan orang meminta tolong dari dalam rumah korban.

Mendengar teriakan itu RF kemudian bergegas menuju rumah korban.

Sesampainya RF d irumah korban, ia menemui korban sudah terkapar bersimbah darah di lantai sambil meminta tolong.

Sementara itu, posisi pelaku berada diatas tubuh korban sambil memegang sabit.

"Melihat kejadian itu saksi RF lalu memanggil TA yakni ketua RT dan warga lain untuk menolong korban," kata Gatot.

TA juga berhasil merebut sabit dari tangan pelaku yang sebelumnya digunakan untuk menganiaya ayahnya itu.

Kemudian RF dan warga lainnya bergegas membawa korban ke Klinik Sahabat untuk dilakukan perawatan, namun karena pihak Klinik menyatakan tidak sanggup menangani akhirnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Aghisna Medika Sidareja.

"Korban sempat dibawa ke klinik dahulu, tapi tidak sanggup kemudian dilarikan ke RS Aghisna Sidareja. Sesampainya di sana ternyata korban sudah tak bernyawa," ungkap Gatot.

Pasca-insiden itu, kemudian Kapolsek Gandrungmangu bersama Kanit Reskrim Tim Inafis Polres Cilacap mendatangi TKP untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Polisi juga mencatat saksi, pengambilan dokumentasi, mengumpulkan barang bukti, dan memeriksa fisik korban di Puskesmas Gandrungmangu.

"Setelah dilaksanakanya pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Cilacap bahwa korban mengalami luka pada bagian pelipis sebelah kiri, luka robek pada punggung sebelah kiri, luka sobek pada bagian tangan kanan, dan luka robek pada bagian kaki kiri," imbuhnya.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. (pnk)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved