Berita Klaten
Pulang Ambil BLT, Binem Warga Klaten Dirampok Saat Melewati Sawah yang Sepi Naik Onthel, Uang Amblas
Pulang ambil bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) dan bantuan pangan non tunai (BPNT), Binem (56) dirampok di persawahan yang sepi
TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Pulang mengambil bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) dan bantuan pangan non tunai (BPNT), Binem (56) dirampok di persawahan yang sepi.
Ia pulang dengan tangan kosong dan rasa sedih yang mendalam.
Impian memakai uang tersebut untuk menambal kebutuhan hidup sehari-hari sirna.
Beruntung ada orang baik yang mengganti bantuan yang dirampok.
Baca juga: Kasus Pencabulan di Jateng Tinggi Terutama Lingkungan Pendidikan, Korban Enggan Lapor
Baca juga: 2,5 Tahun Menabung di Celengan Buat Haji, Samin Penjaga Sekolah di Solo Dapati Uangnya Dimakan Rayap
Ternyata tak hanya Binem. Nasib serupa dialami Partini (55)
Keduanya merupakan warga Desa Jogosetran, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten.
Berikut cerita kejadian yang menimpa Binem
Binem yang merupakan warga Dusun Jagalan, Desa Jogosetran, Kecamatan Kalikotes mengungkapkan jika peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB tepatnya seusai dirinya pulang dari mengambil uang bantuan tersebut di Kantor Kecamatan Kalikotes.
Sesaat setelah dirinya keluar dari kantor kecamatan tepatnya di area persawahan Desa Tambongwetan, dirinya merasakan ada yang mengikuti dari belakang.
Betul saja, dirinya sempat melihat sepintas orang yang mengambil tas miliknya lantaran pelaku sempat berteriak.
Saat itu pelaku berusaha memanggil dia.
Dirinya juga sempat menengok kebelakang memastikan siapa yang memanggil namun ternyata orang tersebut nampak asing dimatanya.
"Tapi saat itu, saya langsung mengalihkan pandangan ke depan lagi sambil memegangi setang sekaligus tas yang berada di keranjang sepeda saya," ungkapnya.

"Saya tidak berhenti, tapi saya terus melanjutkan perjalanan, namun tak berselang lama tas saya diambil sama orang tak dikenal pakai sepeda motor," tambahnya.
Diakui Binem, jika dia sempat berusaha mempertahankan tas tersebut.