Berita Purbalingga

Sampai September 2022, PSC Purbalingga Tangani 37 Kasus Kedaruratan Medis

Sampai September tim Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Purbalingga sudah menangani 37 kasus kedaruratan medis.

Ist. Pemkab Purbalingga.
Tim Public Safety Center Purbalingga saat Dialog Radio Gema Soedirman, Rabu (14/9/2022). Sampai September 2022 PSC sudah menangani 37 kasus kedaruratan medis. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Sampai September tim Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Purbalingga sudah menangani 37 kasus kedaruratan medis.

Kasus kedaruratan yang terjadi di tahun 2020 lebih banyak dikarenakan kecelakaan lalu lintas.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator PSC Purbalingga, Erli Erlina saat dialog Radio Gema Soedirman, Rabu (14/9/2022)

"PSC hadir mempercepat waktu penanganan (respon time) korban atau pasien gawat darurat serta menurunkan angka kematian dan kecacatan.

Untuk itu diperlukan kontribusi semua pihak melalui sistem pelayanan terpadu gawat darurat," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis.

Pihaknya menyampaikan apabila terjadi kedaruratan masyarakat bisa menghubungi Nomor telepon (0281) 8902119.

Pelayanan PSC dilakukan selama 24 jam, setiap hari ada petugas yang berjaga di markas dinas kesehatan. 

Untuk memberikan pelayanan yang maksimal pihaknya mempunyai 10 personel PSC yang setiap saat standby apabila ada kegawatdaruratan.

"Ada 2 unit ambulan yang selalu siap siaga di markas PSC dan 22 mobil ambulan di setiap puskesmas di wilayah Purbalingga. 

Kemudian kita juga mempunyai 2 ambulan motor yang berfungsi agar petugas lebih cepat ke TKP untuk menangani pasien sebelum ambulan mobil belum datang," katanya, kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis.

Selain sarana ambulan dan kesiapsiagaan personel, pihaknya juga menggandeng masyarakat untuk turut serta dalam penanganan kedaruratan.

Contohnya dengan melakukan pelatihan di 9 Puskesmas yakni pelatihan penanganan anak tersedak, korban tenggelam, balut membalut, dan penanganan kejadian patah tulang.

"Kami berharap masyarakat bisa menggunakan fasilitas PSC dengan baik, benar dan sesuai peruntukannya, jangan sampai fasilitas ini digunakan memberikan informasi yang tidak benar. 

Pelayanan PSC 119 gratis alias tidak dipungut biaya," katanya. (jti)

Baca juga: Ditemukan 3 Jenis Peluru di TKP Pembunuhan Brigadir J, Benarkah Ada Penembak Ketiga?

Baca juga: Peringati HKGN, Inggit Ajak Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Sejak Dini

Baca juga: BPBD KabupatenTegal Beri Bantuan Pada Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Desa Pagerbarang 

Baca juga: Data Diri Bjorka Hacker Viral Teridentifikasi, Terungkap Akun Sosial Medianya dan Asal Cirebon?

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved