Kota Pekalongan

Peringati HKGN, Inggit Ajak Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Sejak Dini

Memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) tahun 2022, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya

Dok Kominfo Kota Pekalongan
Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya saat mengajak ratusan anak akan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Gerakan Gosok Gigi Massal di halaman SDIT Ulul Albab Kota Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (HKGN) tahun 2022, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengajak akan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini sehingga ketika tua gigi tetap dalam kondisi yang baik.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Gerakan Gosok Gigi Massal di halaman SDIT Ulul Albab Kota Pekalongan.

Menurut Inggit, gerakan gosok gigi massal untuk mengedukasi pentingnya merawat kebersihan dan kesehatan gigi yang ditanamkan kepada anak-anak sejak dini.

"Di Kota Pekalongan sendiri, mengikuti instruksi dari Menteri Kesehatan untuk mengajak anak-anak SD yang dimulai dari SDIT Ulul Albab Pekalongan pada hari ini untuk menggosok gigi bersama. Kegiatan ini terlaksana berkat sinergi dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Pekalongan, TP-PKK Kota Pekalongan, dan Dinas Kesehatan setempat," ujar Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (14/9/2022).

Inggit menekankan bahwa, memberi edukasi untuk menjaga gigi agar tetap sehat pada anak sangatlah penting, lantaran anak-anak seringkali menyukai makanan dan minuman manis seperti coklat dan permen secara berlebihan, yang tidak disadari lambat laun akan mengikis struktur gigi.

"Bahkan, acapkali menyebabkan sakit gigi pada anak-anak," imbuhnya.

Inggit pun membagikan sejumlah tips untuk perawatan kebersihan dan kesehatan gigi yakni wajib menggosok gigi minimal 2 kali sehari, yaitu pada saat menjelang tidur dan setelah makan.

Disamping itu, kurangi konsumsi makanan dan minuman manis agar tidak merusak struktur gigi dan banyak minum air putih.

"Tak kalah penting juga, jangan takut untuk periksa ke dokter gigi paling tidak 6 bulan sekali."

"Kami berharap, melalui kegiatan ini anak-anak bisa mengimplementasikannya juga di kehidupan sehari-hari untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kesehatan gigi mereka," imbuhnya.

Ketua PDGI Cabang Pekalongan, drg Pipit Dyas bahwa, melalui kegiatan ini dimaksudkan untuk menyosialisasikan cara merawat kebersihan dan kesehatan gigi sejak dini sehingga di tahun 2030 mendatang, anak-anak di tingkat SD bisa terbebas dari kondisi rusaknya lapisan email gigi atau yang lebih dikenal dengan karies gigi.

"Penyuluhan terkait pentingnya sejak dini merawat kesehatan gigi, merupakan salah satu faktor upaya awal pencegahan stunting pada anak. Sebab, dengan menyadari pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat mempengaruhi asupan gizi yang masuk ke dalam sistem pencernaan," katanya.

Dimana, apabila gigi dan mulut tidak sehat maka asupan gizi yang masuk berkurang, otomatis kondisi kesehatan juga akan berkurang.

"Kami melakukan edukasi kepada anak-anak, bagaimana cara dan waktu menggosok gigi yang baik dan benar. Kami juga mengajak, anak-anak tidak perlu takut untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut secara rutin ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali," imbuhnya. (Dro)

Baca juga: BPBD KabupatenTegal Beri Bantuan Pada Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Desa Pagerbarang 

Baca juga: Data Diri Bjorka Hacker Viral Teridentifikasi, Terungkap Akun Sosial Medianya dan Asal Cirebon?

Baca juga: Menjelang Habisnya Masa Jabatan, Bupati Tatto Titip Program "Bangga Mbangun Desa"  Agar Dilanjutkan

Baca juga: Tekan Angka Kecelakaan di Batang, Satlantas Polres Batang dan Jasa Raharja Gelar FGD

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved