Berita Purbalingga

Pemuda Purbalingga Kembangkan Aplikasi Ecommerce Beceran

Ikrom mengatakan ada 15 supplier yang sekarang menjadi mitra Beceran yang semuanya merupakan pedagang kebutuhan pokok dapur

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Humas Pemkab Purbalingga
Ikrom salah satu pemuda Purbalingga yang mengelola bisnis aplikasi Beceran, yakni sebuah aplikasi toko online lingkup lokal, Kamis (15/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Ikrom salah satu pemuda Purbalingga yang patut dibanggakan.

Karena idenya di tahun 2020 sekarang dirinya sudah bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. 

Ada 18 orang karyawanya dalam mengelola bisnis aplikasi Beceran, yakni sebuah aplikasi toko online lingkup lokal.

Aplikasi Beceran merupakan sebuah aplikasi CMS Ecommerce berbasis Android.

Baca juga: 3 Partai Politik Calon Peserta Pemilu di Tegal Tak Teridentifikasi, Tak Ada Pengurus dan Kantornya 

Baca juga: Motif Pembunuhan Versi Pengacara Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Yakin Sambo Ketahuan Nikah Lagi

Aplikasi itu awal mulanya dikembangkan sendiri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Purbalingga kala pandemi.

Ikrom mengatakan ada 15 supplier yang sekarang menjadi mitra Beceran yang semuanya merupakan pedagang kebutuhan pokok dapur yang bermarkas di Pasar Segamas. 

Kebutuhan pokok yang dijual seperti sayur mayur, lauk-pauk, bumbu dapur dan jajan pasar juga ada.

"Harga yang dijual bersaing dengan harga pasar, malah ada yang bilang lebih murah dibanding toko sebelah. 

Omset perbulan sekitar Rp 30 juta- Rp 60 juta rupiah, yang mana jangkauan sekitar 20 km dari Pasar Segamas. 

Kalau sebelah selatan sampai Karanganyar-karangreja sedangkan bagian utara sampai Sokaraja, untuk biaya ongkir hanya 10 ribu flat jauh dekat," ujarnya saat di kantornya di jalan Kanoman nomor 1 Purbalingga, sebelah Warung Djoglo, Kamis (16/9/2022)

Karena aplikasinya masih dalam bentuk CMS atau masih numpang, Ikrom bertekad mengembangkan aplikasi beceran ini lepas dari CMS. 

Target Februari 2023 bisa launching Beceran dengan versi baru, yang nantinya bisa berkolaborasi dengan para UMKM Purbalingga untuk memajang produknya disana.

Ia memperkerjakan 5 orang programmer IT, kemudian juga ada 11 orang tim operasional dan tim marketing serta 4 orang driver yang setiap saat melayani costumer.

Ia mengatakan sering adanya dampak inflasi dan kenaikan BBM sedikit berpengaruh pada penurunan transaksi. 

Ikrom mengatakan ada 30 transaksi rata-rata perharinya. 

Sampai saat ini sudah ada 4.100 orang yang mendownload aplikasi dan ada 1.000 pelanggan yang aktif.

"Saya berharap masyarakat Purbalingga dan sekitarnya bisa menggunakan aplikasi Beceran karena bisa membantu ibu-ibu tidak perlu repot-repot belanja ke pasar, biar kami saja yang ke pasar. 

Aplikasi ini juga sangat mudah dalam penggunaannya," terangnya. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved