Guru Berkarya
Belajar ASEAN dengan Metode Negara Sembunyi
Belajar merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang sebagai interaksi individu dengan lingkungannya sehingga terjadinya perubahan tingkah laku
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Oleh: Yuniana, S.Pd.SD., Guru SD N 1 Sendangrejo
Belajar merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang sebagai interaksi individu dengan lingkungannya sehingga terjadinya perubahan tingkah laku dan pengetahuan.
Belajar melibatkan keaktifan rohaniah dan jasmaniah.
Jika keaktifan jasmaniah dan mentalnya rendah berarti kegiatan belajar tersebut tidak secara nyata memahami bahwa dirinya melakukan kegiatan belajar.
Sejalan dengan teori dari piaget bahwa jika seorang anak berfikir tanpa berbuat sesuatu, berarti anak itu tidak berfikir (Sardiman, 2011:100).
Masa anak-anak adalah masa dimana mereka menyukai belajar sambil bermain.
Ketika mereka terhibur sama halnya dengan belajar.
Bermain bagi anak adalah kegiatan yang serius tetapi menyenangkan.
Belajar tak hanya berada di suatu ruangan yang terbatas sekat dan tugasnya hanya mendengar orang yang ingin mengajari mereka.
Belajar yang seperti itu justru terkesan membosankan dan kurang menyenangkan.
Dengan menggunakan strategi, metode/bahan dan media yang menarik, permainan dapat diikuti anak secara menyenangkan.
Belajar dapat dilakukan dengan berbagai macam metode.
Metode pembelajaran sendiri merupakan cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Berbagai metode dilakukan untuk menjamin guru dan siswa agar dapat mengembangkan proses belajar mengajar untuk menunjang pencapaian hasil belajar dalam menunjang kualitas pendidikan.
Banyak metode pembelajaran yang dapat diterapkan untuk kegiatan belajar mengajar, salah satunya Belajar ASEAN dengan Metode Negara Sembunyi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Yuniana-SPdSD-Guru-SD-N-1-Sendangrejo_1aa.jpg)