Berita Semarang

Ada Denda Rp1 Juta Menanti Bikin Danang Takut Bersedekah di Jalanan Semarang

Kebijakan Pemkot Semarang beri sanksi denda Rp1 juta pada pemberi pengemis ditentang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
TRIBUNNEWS.COM
ILUSTRASI seorang bocah sedang mengemis terhadap pengemudi mobil. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kebijakan Pemkot Semarang soal gerakan kota bebas anak jalanan, gelandangan , dan pengemis dengan memberikan sanksi denda Rp1 juta kepada pemberi ditentang oleh sejumlah pegiat sosial.

Mereka menyayangkan pemkot bakal memberlakukan aturan tersebut pada 1 Oktober mendatang.

Menurut mereka,  aturan tersebut bukan sebuah solusi.

"Pemerintah kalau membuat aturan juga harus memberikan solusi sebab di jalanan kota Semarang banyak gelandangan yang perlu uluran tangan," tegas Ketua UPZ Ayo Sedekah Danang kepada Tribunjateng.com, Rabu (21/9/2022).

Pihaknya sudah tiga tahun berkecimpung di dunia sosial jalanan.

Mereka paling tidak setiap dua minggu sekali membagikan nasi bungkus dan air minum kepada pekerja jalanan maupun para pengemis, gelandangan dan lainnya.

Proses pembagian memang dilakukan secara random menyasar tukang becak, anak gelandangan, gelandangan, pengemis, dan pekerja jalanan lainnya.

"Kami membagikan 100 nasi bungkus dan air minum dua minggu sekali, satu jam ludes dibagikan," bebernya.

Menurutnya, kini komunitasnya takut ketika mau kegiatan sosial di jalanan.

Aktivitas sosial tersebut kini dihentikan dahulu sembari melihat sejauh mana aturan itu ditegakan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved