Pilpres 2024
Bursa Capres Versi PAN, Kandidat Terkuat Erick Thohir?
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto mengatakan, pihaknya intens berkomunikasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Nama Erick Thohir menjadi sosok yang paling sering muncul dan disebut pihak Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi kandidat kuat calon Presiden (Capres) dalam Pilpres 2024.
Terlebih, sosok Menteri BUMN tersebut dimunculkan sesuai hasil Rakernas PAN yang belum lama ini telah digelar.
Erick Thohir muncul bersama 8 figur nasional lainnya yang dianggap para kader PAN bisa dijagokan dalam bursa Capres Cawapres 2024.
Baca juga: PPP: Kandidat Capres PAN Beda dengan KIB
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto mengatakan, pihaknya intens berkomunikasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir.
Adapun Erick merupakan satu kandidat calon Presiden (Capres) yang diusulkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN di Istora Senayan Jakarta, pada 27 Agustus 2022.
“(Komunikasi) sangat sering, apapun acara PAN, Pak Erick datang,” sebut Yandri seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (21/9/2022).
Kendati demikian, Yandri juga menyampaikan bahwa pihaknya memberi kesempatan pada Erick untuk berkomunikasi dengan partai politik (parpol) lain.
Yandri menyadari bahwa PAN Tak bisa mengusung Capres-Cawapres sendirian.
Baca juga: PAN Rekomendasi 9 Kandidat Capres, Zulhas: Terserah Parpol
Baca juga: 4 DPD PAN di Jawa Tengah Dukung Erick Thohir Jadi Capres 2024
Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, syarat presidential threshold (PT) adalah paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR.
Atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Lebih jauh, dia juga mengatakan, pihaknya belum membicarakan secara serius dengan Erick terkait pengusungan sebagai Capres atau Cawapres dari PAN.
“Tapi kalau memberikan kesempatan ke Pak Erick menaikan elektabilitasnya, untuk menaikkan minat masyarakat ke dia."
"Kemudian berkomunikasi dengan parpol yang lain, itu sudah kami diskusikan dengan Pak Erick,” paparnya.
Yandri pun mempersilakan Erick melakukan komunikasi politik di luar Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk sama-sama mengusung dirinya.
Baca juga: Pemilu 2024, DPD PAN Kabupaten Pekalongan Target 9 Kursi Legislatif
Adapun KIB adalah koalisi yang dibentuk PAN bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Golkar.