Pembunuhan PNS Kota Semarang

Fakta Baru Pembunuhan Iwan Budi PNS Bapenda Semarang, Hasil Pantauan CCTV Diungkap Polisi

Hasil pemantauan CCTV menunjukan pegawai Bapenda Kota Semarang, Iwan Boedi Prasetijo mengendarai sepeda motor.

Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Keluarga jenazah Iwan Budi melakukan tabur bunga di lokasi pembunuhan dan pembakaran, Kawasan Pantai Marina Semarang, Selasa (20/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hasil pemantauan CCTV menunjukan pegawai Bapenda Kota Semarang, Iwan Boedi Prasetijo mengendarai sepeda motor di lokasi tempat pembunuhan pada pukul 07.24 WIB.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar melalui pemantauan rekaman CCTV pukul 07.24 WIB Iwan Boedi terlihat mengendarai sepeda motor di lokasi tempat pembunuhan.

"Jadi pembunuhan antara tanggal 24 Agustus sampai 1 September," kata dia.

Namun, Irwan belum mengetahui secara lokasi yang dituju oleh Iwan Boedi, apakah menuju TKP atau menuju perumahan POJ City yang dekat dengan lokasi pembunuhan.

Baca juga: Dua Langkah Jordi Amat dan Sandy Walsh Jadi Pemain Timnas Indonesia, Debut di Piala AFF 2022

Baca juga: Video Memupuk Semangat Petani Lokal Kebun Buah Agro Cepoko untuk Hasilkan Buah-Buahan Siap Jual

Baca juga: Bernardo Tavares Buka Suara, Kunci PSM Makassar Belum Terkalahkan di BRI Liga 1 2022-2023

"Dimungkinkan korban diajak ketemu dengan seseorang di lokasi," ungkap dia.

Melalui alat bukti tersebut, pihaknya akan melakukan pendalaman terkait kasus pembunuhan dengan korban pegawai Bapenda Kota Semarang itu. "Kami akan melakukan pendalaman," ujar dia.

Sementara itu Polrestabes Semarang berikan ultimatum kepada pelaku pembunuh pegawai Bapenda Kota Semarang, Iwan Boedi Prasetijo agar segera menyerahkan diri.

"Kepada pelaku kami minta untuk menyerahkan diri karena hasil penyelidikan lambat atau cepat pelakunya akan tertangkap," kata Irwan, saat dikonfirmasi, pada Selasa (20/9/2022).

Dia mengatakan, saat melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan satu ponsel yang ikut terbakar bersama korban.

"Ini bagian untuk menghilangkan barang bukti," ujar dia.

Sampai saat ini, pihaknya juga menemukan dua pisau, sepeda motor, baju dan jam tangan milik Iwan Boedi.

Barang-barang tersebut bisa dijadikan barang bukti.

"Keadaan barang-barang yang kami temukan sudah terbakar semua," ujar dia.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga korban.

Penyerahan jenazah itu karena keluarga akan melakukan pemakaman.

Baca juga: Dua Bulan Estelle Linden Susah Tidur, Takut Sendirian Kalau di Rumah, Masih Trauma Pasca Dibobol

Baca juga: Enam Manfaat Kerokan Bagi Kesehatan

Baca juga: Tim Penyelamat Damkar Semarang Sempat Kesulitan, Butuh 1 Jam untuk Evakuasi Tangan Korban

"Terkait jenazah akan koordinasikan besok, akan kami serahkan kepada keluarga korban," imbuhnya.

Selain itu, hasil tertulis tes Labfor Mabes Polri terkait DNA pegawai Bapenda yang seharusnya menjadi saksi kasus korupsi itu juga sudah dikirim.  

"Besok hasil DNA juga akan kami berikan ke keluarga," ujar dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ponsel untuk Menghilangkan Bukti Ditemukan di TKP Iwan Boedi Dibakar, Pelaku Diminta Menyerah"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved