Berita Blora
Tak Ingin Terulang Lagi Kasus BLT BBM Disunat, Bupati Blora Undang Forkopimcam
Bupati Blora Arief Rohman tidak ingin kasus sunat BLT BBM terulang lagi dan berjanji akan menindak tegas.
Penulis: ahmad mustakim | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Tidak ingin kasus sunat BLT BBM terulang lagi, Bupati Blora Arief Rohman akan menindak tegas oknum yang melakukan pungli tersebut.
Bersama Forkopimda Blora, pihaknya mengundang Camat, Lurah dan Kepala Desa se Kabupaten Blora untuk dilakukan pembinaan dan arahan terkait pendataan bantuan dan mekanismenya.
"Kita mengundang forkopimcam untuk kita berikan pengarahan terkait dengan pendataan bantuan selama ini," ucap Bupati Arief Rohman kepada tribunmuria.com di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (21/9/2022).
Baca juga: UPDATE : Kapolres Blora Angkat Bicara Terkait BLT BBM Yang Disunat Rp 20 Ribu Oleh Oknum Istri Kadus
"Kemarin juga ada kasus di Randublatung. Ini atensi dari Pak Gubernur, kita beri arahan. Hal tersebut jangan sampai diulangi lagi," tandas Arief Rohman.
Pihaknya meminta dukungan media terkait bantuan ini yang diharapkan tepat sasaran.
"Pendataan juga penting, kita awali dengan basis data kita. Kita undang BPS tadi dan dinas terkait untuk bersama-sama melakukan langkah-langkah pendataan. Outputnya nanti tepat sasaran," terang Arief Rohman.
Diungkapkannya, jika nanti ada info terkait bantuan yang tidak tepat sasaran maka akan segera disikapi.
"Setelah ini kita akan tegas ya, tadi dari APH sudah ngasih warning melalui kepala desa jika ada kasus pemotongan lagi kita akan tindak tegas," ungkap Arief Rohman.
Pihaknya tetap terus melakukan perbaikan, karena basis penerima juga ada laporan tidak tepat sasaran.
"Jadi BPS nanti akan terjun langsung melakukan pendataan dan itu akan menjadi basis data kita. Dari kita akan melakukan pendataan ulang ini agar presisi, supaya lebih tepat," papar Arief Rohman.
Terkait kasus Randublatung, sudah disepakati untuk dilakukan pembinaan.
"Yang bersangkutan sudah minta maaf, sudah mengembalikan dan tidak akan mengulangi lagi. Ini sebagai peringatan untuk teman-teman yang lain jangan sampai terjadi di tempat lain," jelas Arief Rohman.
Baca juga: UPDATE Bu Kadus Potong BLT BBM : Bupati Blora Sebut Sudah Dimintai Keterangan Polisi
"Kita tidak akan mentolerir lagi. Apapun modusnya tetap tidak boleh," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Fahrurozi mengatakan, kasus tersebut telah ditangani dan diselesaikan.
Hasil pemeriksaan kepada berbagai pihak di Dukuh Nglego, Sumberejo, menyatakan, uang tersebut merupakan iuran untuk program sosial posyandu ceria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-blora-saat-wawancara-blt-disunat.jpg)