Berita Semarang

Baju Batik Hitam Ikut Dikubur, Juga Jadi Seragam Keluarga Saat Pemakaman Iwan Budi di Semarang

Seragam baju batik hitam yang dipakai keluarga saat pemakaman merupakan baju terakhir yang dipakai keluarga secara bersamaan, termasuk Iwan Boedi.

Editor: deni setiawan
PEMKOT SEMARANG
Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menghadiri upacara pemberkatan jenazah Iwan Budi, di rumah duka RS Elisabeth Semarang, Ruang A, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suasana haru terus menyelimuti prosesi pemakaman jenazah Iwan Budi, pegawai Bapenda Kota Semarang.

Iwan Budi merupakan korban pembunuhan dimana jenazahnya ditemukan di Kawasan Pantai Marina Semarang, setelah sekira dua pekan menghilang tanpa ada kabar.

Hingga kini, pihak kepolisian pun terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Baca juga: Pemakaman Iwan Budi PNS Semarang Selesai, Onee Sang Istri Ungkap Rencana Selanjutnya

Baca juga: Mbak Ita Kehilangan Sosok Pegawai Bapenda Iwan Budi

Jenazah Iwan Boedi Prasetijo, pegawai Bapenda Kota Semarang dimakamkan bersama barang-barang kesayangannya di TPU Salaman Mloyo Pamularsih, Kota Semarang.

Theresia Alfita Saraswati, anak perempuan Iwan Boedi membenarkan jika ada beberapa barang kesayangan sang ayah yang ikut dimakamkan.

"Ada cincin yang sering dipakai, jam tangan, perlengkapan kitab suci, peci, dan baju batik yang dipakai oleh keluarga," jelasnya, Kamis (22/9/2022).

Dia menjelaskan, seragam baju batik hitam yang dipakai keluarga saat pemakaman merupakan baju terakhir yang dipakai oleh keluarga secara bersamaan, termasuk Iwan Boedi.

"Baju batik warna hitam yang kami pakai juga dikubur bersama papah," ujarnya.

Menurutnya, Iwan Boedi merupakan sosok ayah yang rela berkorban untuk keluarganya.

Meski kehilangan sosok tersebut, Saraswati akan berusaha untuk ikhlas.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved