Berita Karanganyar

Pemkab Karanganyar Bentuk Forum TJSP, Himpun CSR Untuk Intervensi Program

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar membentuk Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) dalam rangka menghimpun dana

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Karanganyar, Titis Sri Jawoto memberikan sambutan dalam Rakor penetapan anggota forum tanggung jawab sosial perusahaan (TJSP) Karanganyar di Podang I Kantor Setda Karanganyar, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar membentuk Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) dalam rangka menghimpun dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mengintervensi sejumlah program.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Karanganyar, Titis Sri Jawoto  menyampaikan, anggota forum tersebut merupakan perusahaan kecil hingga besar yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Pembentukan forum ini dalam rangka sinergitas antara pemerintah dengan perusahaan untuk dapat mengintervensi sejumlah program Pemda.

Sejumlah program Pemda yang bisa diintervensi di antaranya jambanisasi untuk gerakan bebas buang air besar sembarangan (BABS), perbaikan saluran irigasi, atau perbaikan sekolahan.

"Kita akan laporkan kepada bupati untuk segera mendapatkan SK dan dikukuhkan. Selama ini sebenarnya bentuk TJSP sudah jalan, cuma belum termonitor dengan baik.

Lha ini kita himpun agar termonitor dan yang penting lagi sinergitas, karena keterbatasan keuangan daerah maka porgam-program Pemda, siapa tahu mereka berminat untuk mendukung melalui dana CSR," katanya kepada Tribunjateng.com usai Rakor penetapan anggota forum tanggung jawab sosial perusahaan (TJSP) Karanganyar di Podang I Kantor Setda Karanganyar, Kamis (22/9/2022).

Lanjutnya, sedangkan program Pemda yang didorong untuk dapat didukung melalui forum TJSP di antaranya penataan tangga Gunung Lawu Via Cemoro Kandang.

Adanya penataan akses tersebut menurut Titis, akan memberikan multiplier effect seperti mempermudah akses manakala terjadi kebakaran lahan, dan meminimalisir potensi pendaki tersesat.

Dalam pendataan jalan tersebut, pihaknya akan melibatkan para relawan supaya tidak merusak lingkungan.

"Seumpama sampai 2023 bisa sampai Pos 2 itu keren, bisa melihat Kawah Condrodimuko.Nanti seperti paving, sudah cetakan tinggal ditata. Jadi ramah lingkungan," ungkapnya. (Ais).

Baca juga: Cegah Radikalisme, Ganjar Dukung Densus 88 Masuk Sekolah Libatkan Eks Napiter

Baca juga: BAZNAS Banyumas Targetkan Kumpulkan Rp15 Miliar Zakat Tahun Ini

Baca juga: Kades Karanglewas 2016-2019 Diduga Rugikan Negara Rp 622 Juta

Baca juga: Chord kunci gitar Maps Maroon 5, So Im Following the Map that Leads to You

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved