it telkom purwokerto

Tim Pkm-Kc It Telkom Purwokerto Sosialisasikan Hasil Karyanya Ke Kelompok Tani Di Banyumas

Tim PKM-KC IT Telkom Purwokerto mengunjungi Kelompok Tani “Ngudi Rejeki”, di Desa Karanggintung, Kec.Sumbang Banyumas.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
IST
Tim PKM-KC IT Telkom Purwokerto mengunjungi Kelompok Tani “Ngudi Rejeki”, di Desa Karanggintung, Kec.Sumbang Banyumas. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Rabu (20/9), Tim PKM-KC IT Telkom Purwokerto mengunjungi Kelompok Tani “Ngudi Rejeki”, di Desa Karanggintung, Kec.Sumbang Banyumas.

Tim yang terdiri dari beberapa mahasiswa Fakultas Informatika IT Telkom Purwokerto ini mensosialisasikan hasil karyanya kepada kelompok tani.

Tim PKM-KC merupakan kegiatan dari Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) melalui kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang lolos pendanaan 2022 dengan judul “Sistem Rekomendasi Harga Hasil Pertanian di Banyumas Berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai Antisipasi Monopoli Harga” yang di ketuai Rizki Mugi Setya Adi dengan dosen pendamping Sudianto, S.Pd., M.Kom.

Sosialisasi ini bertujuan agar kelompok tani bisa menggunakan sistem berbasis website dan AI, serta kelompok tani memperoleh pengetahuan tentang harga jual produk pertaniannya.

Dari kegiatan sosialisasi ini, tanggapan positif disampaikan kelompok tani Ngudi Rejeki yaitu Bapak Tarsinu tentang sosialisasi ini yang bagus dan dapat membantu petani, dan juga bisa membantu petani untuk menentukan kapasitas penanaman pertanian pada musim berikutnya.

“Sistem prediksi harga komoditas pertanian ini cukup bagus karena dapat membantu petani dalam menentukan harga dan menentukan kapasitas penanaman pertanian untuk musim berikutnya,” ujar Tarsinu selaku ketua kelompok tani Ngudi Rejeki.

Selain itu, Tarsinu juga memberikan respon terhadap adanya sistem ini bisa menjadi acuan para petani untuk mempersiapkan penanaman periode berikutnya.

Meskipun banyak faktor yang mempengaruhi harga jual pertanian.

“Walau sebenarnya banyak faktor yang mempengaruhi harga tersebut tapi dengan adanya prediksi tersebut dapat menjadi sedikit acuan para petani untuk mempersiapkan musim penanaman berikutnya,” ungkap Tarsinu.

Kedepannya, sebagai langkah untuk mensosialisasikan hasil karyanya, tim PKM-KC IT Telkom Purwokerto akan menyediakan fasilitas “bergabung komunitas” untuk kelompok tani di Banyumas untuk dapat menggunakan sistem ini, ungkap ketua PKM-KC IT Telkom Purwokerto.

“Kegiatan lanjutan dari kegiatan ini nantinya akan ada Joint Community kelompok tani untuk mengedukasi pertanian yang lebih luas,” ujarnya.

Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi petani dan lancar untuk kedepannya dalam menyejahterakan petani di Banyumas.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved