Berita Semarang

Polda Jateng Gandeng Stakeholder untuk Edukasi Masyarakat Agar Tidak Membakar Ladang Dipingir Tol

Polda Jateng gandeng Stakeholder dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat.

Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Muhammad Fajar Syafiq Aufa
Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi saat bertemu awak media dalam acara Hari Lalulintas Bhayangkara ke 67 di Mapolda Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polda Jateng gandeng Stakeholder dalam rangka
memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak membakar sesuatu di lahan yang berdekatan dengan Tol.

Hal itu bertujuan untuk meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan.

Dalam memberikan pengarahan kepada masyarakat, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi menyebut telah mengadeng gubernur dan dinas terkait.

"Jadi kemarin kita sudah mengandeng termasuk Pak Gubernur, kemudian dinas Untuk memberikan penerangan pada masyarakat. Jadi kalau musim kemarau di samping kanan kiri tol itu kan banyak masyarakat kita yang berladang," jelasnya 

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan edukasi tersebut dan berharap pihak yang lain juga ikut melakukanya.

"Yang sudah kita lakukan dari jajaran kasat lantas dan pemda setempat untuk bisa memberikan penerangan, termasuk pemangku kebijakan Tol," katanya

Dalam memberikan imbauan serta edukasi kepada masyarakat dirinya mengajak Badan Pengatur Jalan Tol (BUJT).

"Jadi Badan Pengatur Jalan Tol (BUJT ) dimulai dari Brebes sampai Rembang, kita bahu membahu untuk memberikan Dikmat kepada masyarakat untuk tidak membakar di ladang-ladang (yang ada di) sebelah kanan dan kiri (Tol)," ungkapnya

Ia menyebut, tol memiliki sistem one way, untuk itu seharusnya tidak ada hambatan apapun.

"Kalau ada yang troubel satu itu, akan berbuntut kepada yang lain," ucapnya

Selain itu dirinya menyampaikan, dalam kasus kecelakaan di km 253 ruas tol Pejagan- Pemalang telah memeriksa beberapa saksi.

"Saksi yang diperiksa dari masyarakat, kemudian pengemudi, kemudian dari luar, kemudian dari pemeliharaan jalan, dan pemilik lahan itu, kita lakukan pemeriksaan jadi nanti kita buktikan secara komperehensif penyebab laka itu apa," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved