Berita Kudus

IAIN Kudus Hadirkan Dosen Tamu dari Sudan

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus menghadirkan dua dosen tamu dari Sudan.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
(Foto: Humas IAIN Kudus).
Foto bersama civitas academica IAIN Kudus dengan dosen tamu dari Sudan 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus menghadirkan dua dosen tamu dari Sudan. Kedatangan dua dosen tamu tersebut bakal memberikan pemahaman secara mendalam kepada mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab.

Kedua dosen gtamu tersebut yakni Prof Faisol Mahmoud Adam Ibrahim dan Prof Bakrie Mohammed Bakhier.

Rektor IAIN Kudus, Abdurrohman Kasi mengatakan, kegiatan serupa yakni mendatangkan dosen mencanegara akan terus pihaknya lakukan.

Baca juga: Apa Itu GERD? Ini Gejalanya dan Perbedaan dengan Sakit Maag

Baca juga: Keseruan Friendship Run Borobudur Marathon 2022 Di Medan Bareng Ganjar

Baca juga: Lantik Kagama Sumut, Ganjar Minta Kontribusi Nyata pada Daerah

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mengenalkan IAIN Kudus kepada khalayak internasional.

“Dengan tagline IAIN Kudus menyapa dunia akan semakin banyak kegiatan-kegiatan internasional, misalnya oertukaran dosen, student exchange, kolaborasi penelitian dan pengabdian, publikasi ilmiah, dan kegiatan lainnya,” ujar Abdurrohman Kasdi dalam keterangan tertulisnya.

Sebelum ini, kata Kasdi, pihaknya juga mendatangkan peneliti asal Belanda yakni Nuri Kurnas, kemudian menjalin kerja sama dengen Filipina, Turki, dan Thailan.

Sementara Kepala UPT Bahasa IAIN Kudus, Amin Nasir, mengatakan, kehadiran native speaker atau  penutur asli dari Sudan Prof. Faishol dan Prof. Bakrie tersebut dijadikan dosen tamu di Prodi PBA IAIN Kudus. Baginya, penutur asli sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas bahasa Arab.

Dia melanjutkan, kebijakan secara menyeluruh dan bersinergi pihaknya lakukan dengan semua kalangan. Kebijakan tersebut berkaitan dengan pembekalan kecakapan berbahasa bagi mahasiswa bahasa Arab dan bahasa Inggris  yang akan dibekali kemahiran bahasa secara intensif 2 semester secara mendalam.

"Kehadiran Prof. Faishol dan Prof. Bakrie  dari Sudan ini didampingi Kepala UPT UIN Malang, yang sekaligus dilakukan penandatanganan  dalam rangka kerjasama  untuk meningkatkan SDM dan kualitas Test TOEFL dan TOAFL di IAIN Kudus" kata dia.

Lebih lanjut Amin menjelaskan bahwa kerjasama ini juga untuk meningkatan  instrumen test TOEFL dan TOAFL serta  kesiapan dosen-dosen IAIN Kudus yang akan berangkat ke luar negeri.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved