Piala Dunia U20 2023

Kok Bisa Rumput Stadion GBT Surabaya Belum Standar FIFA?

Stadion GBT Surabaya dinilai Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) belum memiliki kualitas standar sepak bola menjelang Piala Dunia U-20 2023.

Editor: deni setiawan
KOMPAS.com/SUCI RAHAYU
Venue Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur. 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Rumput Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya yang dinilai belum memenuhi standar FIFA, justru menjadi pertanyaan besar pihak DPRD Kota Surabaya.

Padahal menurut meraka, sudah ratusan miliar Rupiah dana yang digelontorkan dan disetujui DPRD untuk memenuhi kualitas serta standar penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.

Namun justru saat dicek langsung oleh pihak FIFA, masih ada beberapa yang kurang dan harus diperbaiki karena belum memenuhi standar.

Hal inilah yang kemudian DPRD Kota Surabaya mempertanyakan kualitas rumput di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga: Arema FC Vs Persebaya Surabaya Tanpa Bonek, Tiket Tidak Tersedia di Stadion Kanjuruhan Malang

Baca juga: Persebaya Surabaya Minta Keringanan, Sanksi Lima Laga Kandang Tanpa Suporter

GBT dinilai Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) belum memiliki kualitas standar sepak bola menjelang Piala Dunia U-20 2023.

Ini memicu pertanyaan dari Sekretaris Komisi C DPRD Kota Surabaya, Agung Prasodjo.

Dia tampak heran karena rumput GBT dinilai belum berstandar FIFA.

Padahal, Pemkot Surabaya telah menghabiskan anggaran ratusan miliar Rupiah untuk persiapan Piala Dunia U-20 2023.

"Bukankah pembangunannya (GBT) untuk memenuhi standar FIFA?"

"Lalu, mengapa saat ini kualitasnya masih dianggap belum memenuhi standar FIFA?" kata Agung dilansir dari Kompas.com, Senin (26/9/2022).

Menurut dia, kontraktor pelaksana pembangunan GBT Surabaya harus bertanggung jawab, termasuk rumput Stadion Gelora 10 November (GN10) yang jauh dari standar FIFA.

Hal tersebut perlu ditekankan lagi agar penyelenggaraan Piala Dunia di Surabaya pada 2023 bisa maksimal.

Pihaknya juga meminta Pemkot Surabaya melakukan audit ulang pekerjaan kontraktor pelaksana GBT, GN10, dan lapangan THOR.

Baca juga: Azrul Ananda Tak Jadi Mengundurkan Diri? Suratnya Ditolak Pemegang Saham Persebaya Surabaya

Baca juga: 7 Potret dan Fakta Diana M Putri, Desainer Surabaya yang Karyanya Dipakai Member Blackpink

Lalu, agar tidak menghambur-hamburkan uang lagi, pihaknya berharap upaya perbaikan stadion mendatang mendapatkan pendampingan dari PSSI dan AFC.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved