Berita Semarang

Ida Tersenyum, Motornya yang Hilang Ditemukan Saat Operasi SIkat Jaran Candi 2022 Polda Jateng

Wartawan Tribun Jateng Ida dapat kembali tersenyum setelah motornya ditemukan.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyerahkan kendaraan milik wartawan Tribun Jateng Idayatul Rohmah. Penyerahan dilakukan usai Kapolda memaparkan hasil Operasi Sikat Jaran Candi 2022. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wartawan Tribun Jateng Idayatul Rohmah dapat kembali tersenyum setelah motor Beat miliknya yang digondol maling saat parkir di Kos Kabupaten Demak telah ditemukan.

Motornya bernomor polisi H2698BME hilang sejak Kamis (30/6/2022) lalu. Motornya berhasil ditemukan saat Operasi Sikat Jaran Candi 2022 oleh jajaran Polda Jateng.

Dia bersama 3 korban lain  mengalami hal sama diundang Polda Jateng untuk menerima secara simbolis kendaraannya dari Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi usai pemaparan hasil Operasi Sikat Jaran Candi 2022 di Mapolda, Senin (26/9/2022).

Wanita yang akrab disapa Ida itu  mengaku kendaraannya yang hilang sangat berharga untuk menunjang aktivitas peliputan sehari-hari. Ia sempat bingung saat motornya diketahui hilang.

"Ini motor saya satu-satunya. Saya bingung motor saya hilang mau naik apa. Itu dibutuhkan untuk kerja," kata dia.

Sebagai masyarakat, ia berharap Polda Jateng dapat mengungkap kasus-kasus yang lebih besar.

Dia mengapresiasi langkah Polda Jateng yang telah menangkap pelaku dan mengamankan kendaraanya.

"Semoga Polda Jateng bisa mengungkap kasus-kasus yang lebih besar lagi," ujarnya.

Sementara itu Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menuturkan hasil Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polda Jateng telah mengamankan barang bukti 418 kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Pelaku yang tertangkap berjumlah 389 orang.

"Ini dilakukan seluruh jajaran baik di tingkat Polsek, Polres dan Polda," ujarnya.

Menurut Kapolda, pencurian kendaraan bermotor terdapat 332 kasus, pencurian ternak 6 kasus. pencurian barang berhaga 72 kasus, perampasan kendaraan bermotor 3 kasus.

"Modus operandi pelaku melakukan aksinya dengan acak atau pelaku pura-pura berkenalan dengan korban dan membawa kabur kendaraan milik korban. Selain itu pelaku memasuki rumah korban dengan cara memanjat ada juga pelaku pura-pura menjadi pembeli," tuturnya.

Dikatakannya pada operasi tersebut anggota Polda Jateng juga mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang melibatkan satu keluarga. Hal itu terjadi di Kebumen.

"Jadi yang mencuri anaknya, penadah omnya, Tapi Polda Jateng mengambil inisiatif untuk mengambil langkah restoratif justice dan diselesaikan oleh para pihak. Ini merupakan bentuk penegakan hukum Polri dalam memberikan rasa keadilan," ujarnya.

Pihaknya akan mengundang korban pencurian untuk dikembalikan kendaraan bermotornya yang hilang karena dicuri. Korban tidak dipungut biaya saat mengambil kendaraannya.

"Masyarakat harus waspada dan hati-hati terutama mengamankan kendaraanya dan mengamankan diri dari tindakan kejahatan," tuturnya.

Ia menegaskan Polda Jateng tidak pandang bulu untuk mengungkap pencurian kendaraan bermotor dan membersihkan para pelaku. 

"Agar wilayah kita ditakuti pelaku pencurian kendaraan bermotor," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved