Berita Kecelakaan

Nasib Nenek EH Pengemudi Xpander Ngebut Hingga Kecelakaan Maut 3 Tewas Setelah Jadi Tersangka

Nasib Nenenk EH (71) pengemudi Mitsubishi Xpander ngebut hingga kecelakaan maut menewaskan 3 orang akhirnya jadi tersangka.

Editor: rival al manaf
Tiktok/cowet.batu
Detik-detik Kecelakaan Maut di Sukabumi, Xpander Ngebut Tabrak Angkot dan Hantam Pedagang Cakue 

TRIBUNJATENG.COM, SUKABUMI - Nasib Nenenk EH (71) pengemudi Mitsubishi Xpander ngebut hingga kecelakaan maut menewaskan 3 orang akhirnya jadi tersangka.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota, Ipda Jajat Munajat.

Ia mengungkapkan, sejak penanganan perkara ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan oleh Unit Gakum Sat Lantas Polres Sukabumi Kota, secara otomatis pengemudi Xpander menjadi tersangka.

Baca juga: Kondisi Terkini EH Wanita Pengemudi Xpander Penyebab Kecelakaan Maut 3 Tewas di Sukabumi

Baca juga: Kecelakaan Maut Sukabumi: Xpander Hajar Angkot, 3 Orang Meninggal Dunia

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut di Sukabumi Terekam CCTV, Xpander Tabrak Angkot dan Pedagang Cakue

EH (71) akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan tiga orang tewas di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (27/9/2022).

Nenek itu mengendarai mobil matic.

Ia menabrak angkutan kota (angkot) dan warung di Jalan RA Kosasih, Desa/Kecamatan Sukaraja, tepatnya di depan Perumahan Pesona Cibeureum Permai, Kamis (22/9/2022) pukul 10.00 WIB.

"Saudari EH ini menjadi tersangka," ungkap Jajat dalam rekaman audio hasil wawancara kepada awak media yang diterima Kompas.com, Selasa petang.

Menurut Jajat, polisi sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Sukabumi di Cibadak pada Selasa pagi.

"Pihak pengadilan belum menunjuk jaksa yang akan menanganinya."

"Hanya kewajiban kami sudah menyampaikan SPDP ke pengadilan," ujar dia.

Terkait kondisi kesehatan tersangka, Jajat menjelaskan, hasil konfirmasi dengan dokter, statusnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Namun secara fisik sudah berangsur membaik, hanya mungkin psikisnya yang masih turun naik.

"Kadang sempat drop, kadang kembali lagi normal. Hal tersebut disampaikan dokter dari rumah sakit," jelas dia.

Sementara itu, Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Zainal Abidin saat dikonfirmasi Kompas.com mengenai penetapan status tersangka sopir Xpander lengkapnya akan disampaikan dalam konferensi pers.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved