Berita Kriminal

Pak Guru KA yang Sebar Video Mesum Bareng Bu Guru LI di Grup WA PGRI Ditangkap, Alasannya Terungkap

Pak Guru berinisial KA (51) di Ciamis akhirnya ditangkap polisi setelah sempat kabur usai menyebarkan video mesum dirinya dengan selingkuhan.

Editor: rival al manaf
Indiatimes.com via Tribunnews
Ilustrasi video mesum 

TRIBUNJATENG.COM, CIAMIS - Pak Guru berinisial KA (51) di Ciamis akhirnya ditangkap polisi setelah sempat kabur usai menyebarkan video mesum dirinya dengan selingkuhan yang juga seorang guru.

Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo menyebut saat ini satreskrim Polres Ciamis, mengamankan guru KA (51).

"Dalam kasus penyebarluasan pornografi ini, yang jadi pelapor adalah korban, atau salah satu pemeran wanita video," kata Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo saat ekspos kasus di Mapolres, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Pesan Menyayat Hati Ditulis Pembuang Bayi dalam Sepucuk Surat: Kami Tak Mampu Menghidupinya

Baca juga: Detik-detik Evakuasi 4 Orang Terjebak Ruko Ambruk Berlangsung Dramatis, Semua Selamat

Baca juga: Seorang Anggota Polisi Dikabarkan Meninggal di Kamar Hotel, Kapolrestabes Beri Tanggapan

Dia menjelaskan, korban dan tersangka merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan sekolah.

Tersangka merupakan operator sekolah dan korban juga mengajar di sekolah itu.

"Tindak pidana yang terjadi diduga adalah memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan pornografi," kata Tony.

Berdasarkan hasil penyidikan Satreskrim Polres Ciamis, video mesum dibuat tersangka dan korban di sebuah kamar hotel di daerah Majenang, Kabupaten Cilacap.

Tersangka dan korban, kata Tony, masing-masing sudah mempunyai pasangan sah.

Sementara motif tersangka menyebarluaskan video mesum karena sakit hati diputus cinta. "Diduga antara pelaku dan korban ada jalinan asmara, lalu putus. Pelaku sakit hati akhirnya menyebarluaskan video," kata Tony.

Berdasarkan pengakuan tersangka, mereka menjalin asmara sejak 2016 hingga awal 2022.

Tersangka dijerat Pasal 29 Undang-undang nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Dia diancam penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun.

Lebih lanjut saat ditanya apakah korban bisa turut dipidana karena terlibat dalam video mesum, Tony menjelaskan, pihaknya akan mengevaluasi lebih lanjut. Namun demikian, kata dia, pada dasarnya saat ini penyidik masih menindaklanjuti laporan korban.

"Kami akan evaluasi lebih lanjut apakah si korban atau pemeran wanita, bisa kami pidanakan. Karena bahan keterangan awal bahwa tak ada niat pihak korban untuk menyebarluaskan," jelasnya.

Kronologi

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved