Berita Kudus

Kudus Terima Hadiah Rp 10,42 M Hasil Sukses Kendalikan Inflasi

Pemerintah Kabupaten Kudus mendapatkan ganjaran (hadiah) Rp 10,42 miliar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) karena telah berhasil menekan laju infla

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Catur waskito Edy
Dok. Diskominfo Kudus
?Bupati Kudus, HM Hartopo 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus mendapatkan ganjaran (hadiah) Rp 10,42 miliar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) karena telah berhasil menekan laju inflasi. 

Dana tersebut bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) yang diberikan kepada pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi terpilih. Kudus menjadi satu kabupaten dari total 15 kabupaten yang mendapatkan hadiah ini, sementara yang lainnya ada 15 kota, dan 10 provinsi.

Bupati Kudus, HM Hartopo melalui Sekretaris daerah Sam'ani Intakoris mengatakan, program pengendalian inflasi di Kabupaten Kudus berjalan lancar atas arahan dari bupati Kudus. Tim yang sudah terbentuk bertugas mengamati dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait dalam mengendalikan inflasi daerah. 

"Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, sehingga Kabupaten Kudus bisa mengendalikan inflasi daerah," terangnya, Kamis (29/9/2022).

Dia menyebut, inflasi Kabupaten Kudus sempat mengalami tren kenaikan, namun bisa ditekan seoptimal mungkin dengan cara mengontrol harga dan pasokan kebutuhan pokok di lapangan. Mulai dari sektor pangan, sandang, dan juga transportasi. 

"Dana itu nantinya akan digunakan untuk pembangunan Kudus," katanya. 

Dalam keterangan yang disampaikan Menkeu Sri Mulyani beberapa waktu lalu, ganjaran anggaran DID dari pemerintah pusat diberikan kepada pemerintah kota, kabupaten, dan provinsi yang telah berhasil menekan inflasi. Di mana secara rata-rata memiliki kenaikan inflasi dari Mei - Agustus sebesar 0,26 persen yang lebih rendah dari kenaikan inflasi nasional sebesar 1,14 persen.

Sepuluh provinsi yang dimaksud adalah Kalimantan Barat mendapatkan Rp10,83 miliar, Bangka Belitung Rp10,81 miliar, Papua Barat Rp10,75 miliar, Sulawesi Tenggara Rp10,44 miliar, Kalimantan Timur Rp 10,41 miliar, Yogyakarta Rp10,41 miliar, Provinsi Banten Rp10,37 miliar, Jawa Timur dan Bengkulu masing-masing Rp10,33 miliar, dan Sumatera Selatan Rp10,32 miliar.

Pemerintah kabupaten yang mendapatkan adalah Kabupaten Belitung Rp10,88 miliar, Tabalong Rp10,6 miliar, Sintang Rp10,66 miliar, Merauke Rp10,53 miliar, Kotawaringin Timur Rp10,53 miliar , Banyumas Rp10,47 miliar, Bulukumba Rp10,46 miliar, Cilacap, Sumba Timur, dan Sumenep masing-masing Rp10,44 miliar, Kabupaten Kudus Rp10,42 miliar, Manokwari Rp10,41 miliar, Banyuwangi Rp10,4 miliar, Indragiri Hilir Rp10,38 miliar, dan Kabupaten Jember Rp10,36 miliar.

Sementara 15 kota yang mendapatkan ganjaran DID adalah Kota Singkawang Rp10,91 miliar, Sorong Rp10,66 miliar, Tual Rp10,62 miliar, Pontianak Rp10,6 miliar, Pangkalpinang Rp10,54 miliar, Lhokseumawe Rp10,47 miliar, Kota Kendari Rp10,45 miliar, Kota Pematang Siantar Rp10,44 miliar, Kota Parepare dan Probolinggo masing-masing Rp10,42 miliar, Balikpapan, Metro, dan Samarinda masing-masing Rp10,4 miliar, dan Kota Tasikmalaya Rp10,39 miliar.

Sebelumnya, Bupati Hartopo mengatakan, Pemerintah Kudus telah mengalokasikan dana pengendalian inflasi sebesar Rp 4,3 miliar. Anggaran tersebut bakal dioptimalkan untuk mendongkrak perkonomian masyarakat.

Dia berharap, perekonomian masyarakat Kudus bisa naik 2,5 persen pada tahun ini. Sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat. (Sam)

Baca juga: Puisi Urat Bona Pasogit Sitor Situmorang

Baca juga: Cedera Ligamen, Pemain Persipa Pati Rizky Imam Terpaksa Absen Hingga Akhir Musim

Baca juga: 5 Drakor Paling Banyak Dicari September 2022, Three Bold Siblings hingga The Golden Spoon

Baca juga: Video Dorong Pembiayaan, Adira Finance Gelar Sobat Expo 2022 Tepat Tanggal Gajian

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved