Berita Kesehatan
Tumbuhan Awar-Awar, Ficus yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan
Tanaman Awar-awar atau Ficus septica Burm F. termasuk dalam family Moraceae yang sebarannya luas.
Getahnya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi bengkak-bengkak dan kepala pusing.
Buahnya biasa digunakan sebagai pencahar (Kinho, 2011).
Daun digunakan untuk obat penyakit kulit, radang usus buntu, mengatasi bisul, gigitan ular berbisa dan sesak napas.
Akar digunakan untuk penawar racun ikan dan penanggulangan asma.
Perasan air dari tumbukan akar Awar awar dan Adas pulowaras dapat digunakan untuk mengobati keracunan ikan, Gadung (Dioscorea hispida dennst) dan kepiting. Jika ditumbuk dengan segenggam akar alang-alang dan airnya diperas merupakan obat penyebab muntah yang sangat manjur.
Untuk mengobati bisul dipakai ± 5 gram daun segar Awar-awar yang ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada bisul.
Getah dimanfaatkan untuk mengatasi bengkak-bengkak dan kepala pusing, buah digunakan untuk pencahar (Kurdi, 2010).
Persebaran
Awar-awar (Ficus septica) tersebar luas di Jawa, Madura, Sulawesi, serta daerah dengan ketinggian 1-1200 dpl.
Di Kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Pati Barat dapat ditemukan di Cagar Alam (CA) Gunung Celering, CA Kembang, CA Keling II/III dan CA Keling I abc yang terletak Kabupaten Jepara.
Penulis
Neza Alih R (Fabio Unsoed)
Budi S (KPHK Pati Barat)
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tanaman-awar-awar-atau-ficus-septica-burm-f-termasuk-dalam-family-moraceae.jpg)