Berita Kudus

Panitia Seleksi JPTP Kudus Susun Laporan untuk KASN

Panitia seleksi  terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Kabupaten Kudus masih menyusun format laporan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus, Samani Intakoris, saat ditemui di kantornya, Selasa (24/5/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Panitia seleksi  terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Kabupaten Kudus masih menyusun format laporan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Laporan itu berkaitan dengan satu formasi yang tidak bisa berlanjut prosesnya karena tidak memenuhi syarat.

Satu formasi yang tidak bisa lanjut yakni Inspektur. Pada formasi ini hanya ada satu yang lolos secara administrasi, yaitu Saiful Huda. Kata Ketua Panitia Seleksi JPTP, Sam'ani Intakoris, minimal dalam satu formasi yang lolos dua orang.

"Ini masih menyusun laporan untuk KASN," kata Sam'ani, Jumat (30/9/2022).

Dalam seleksi JPTP di Kudus ada delapan formasi. Berhubung satu tidak bisa berlanjut, akhirnya hanya ada tujuh formasi yang masih berlangsung tahapannya.

Untuk peserta tujuh formasi tersebut kini masih tahap uji kompetensi di Yogyakarta. Setelah itu peserta seleksi akan mengikuti uji gagasan atau wawancara.

"Tahap uji kompetensi ini berlangsung sampai pada hari ini 30 September 2022 di Yogyakarta. Tahap berikutnya adalah uji gagasan atau wawancara," kata Ketua Panitia Seleksi JPTP, Sam'ani Intakoris.

Tahapan wawancara jika sesuai jadwal akan berlangsung antara 7 sampai 8 Oktober 2022. Dalam tahap uji gagasan atau wawancara peserta seleksi akan menulis makalah dan mempresentasikannya.

Dalam tahapan uji gagasan atau wawancara  peserta bakal menghadapi sejumlah penguji. Kata Sam'ani, nantinya ada lima penguji.

Mereka adalah ketua panitia seleksi, Sam'ani Intakoris; sekretaris panitia seleksi, Revlisianto; dan tiga lainnya yakni Hardi Warsono Dekan FISIP Undip, Tuhana dari UNS, dan Agus dari Inspektorat Pati.

"Setelah itu baru rekapitulasi nilai," kata Sam'ani.

Hasil rekapitulasi tersebut akan diteruskan pada bupati sebagai pembina kepegawaian. Sam'ani mengatakan, proses tahapan seleksi ini akan berakhir pada Oktober 2022. (*)

Baca juga: Viral Pengakuan Ayu Dewi Sebut Regi Datau Suaminya Mending Selingkuh Dengan Alasan Ini

Baca juga: Viral, Tinggal di Ruko Megah, Warga Pemalang Ini Maunya Dicap Sangat Miskin Agar Terima Bantuan PKH

Baca juga: Dokter Mufidah Mengundurkan Diri dari PSIS Semarang? Suporter Bakal Merasa Kehilangan

Baca juga: Seminggu yang Lalu Akun Ini Bongkar Perselingkuhan Rizky Billar, Sebut Sudah Nikah Siri

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved