Berita Pati

Raperda Perubahan APBD Kabupaten Pati TA 2022 Disetujui, Berikut Penjabarannya

Raperda Perubahan APBD 2022 berikut Raperbup Penjabaran Perubahan APBD 2022 akan disampaikan pada Gubernur Jawa Tengah paling lambat tiga hari kerja.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro bersama pimpinan DPRD Kabupaten Pati berfoto bersama seusai persetujuan bersama terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Pati 2022, Jumat (30/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro bersama pimpinan DPRD Kabupaten Pati menandatangani persetujuan bersama terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2022.

Penandatanganan persetujuan bersama Pemkab dan DPRD itu berlangsung dalam rapat paripurna di Kompleks Kantor DPRD Kabupaten Pati, Jumat (30/9/2022).

Dalam penyampaian pendapat akhirnya, Henggar berterima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pati beserta jajaran eksekutif yang telah melakukan pembahasan Raperda Perubahan APBD 2022.

Baca juga: Polres Pati bersama Banser dan PMII Bagikan 3 Ton Beras pada Masyarakat

Baca juga: Tim Ekspedisi Maritim TNI AL Tiba di Pati, Pj Bupati Henggar Harapkan Multiplier Effect Positif

Dia menjelaskan, dalam Raperda Perubahan APBD 2022, pendapatan daerah sebesar Rp 2,67 triliun.

Adapun belanja daerah Rp 2,85 triliun.

“Penerimaan pembiayaan Rp 202,6 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp 16,5 miliar,” lanjut Henggar.

Nominal-nominal tersebut sesuai pembahasan sebelumnya.

Namun, terdapat pergeseran anggaran belanja daerah antarorganisasi untuk memenuhi amanah Permenkeu tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi di Daerah tahun 2022 akibat kenaikan BBM.

Pergeseran anggaran belanja tersebut Rp 5,77 miliar. 

Baca juga: Pj Bupati Pati Ingatkan Camat dan Kades, Jangan Sampai Potong BLT, Contoh Mencuatnya Kasus di Blora

Baca juga: Tiga Poin Harga Mati Persipa Pati, Sabtu Sore Laskar Saridin Menjamu Persikab Bandung

“Pergeseran dimaksudkan agar lokasi anggaran yang disediakan dimaksud dapat terserap seluruhnya sebagai bantalan sosial untuk menjaga kestabilan daya beli masyarakat,” jelas Henggar kepada Tribunjateng.com, Jumat (30/9/2022).

Henggar melanjutkan, setelah disepakati bersama, Raperda Perubahan APBD 2022 berikut Raperbup Penjabaran Perubahan APBD 2022 akan disampaikan pada Gubernur Jawa Tengah paling lambat tiga hari kerja.

Kemudian waktu evaluasi oleh Gubernur Jawa Tengah paling lama 15 hari kerja.

“Evaluasi Gubernur tersebut bertujuan agar tercapai keselarasan antara kebijakan daerah, provinsi, dan nasional maupun sinergitas antara kepentingan publik dan kepentingan aparatur."

"Selain itu juga agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan lainnya,” ujar Henggar.

Dia menambahkan, pihaknya menyadari bahwa dalam penetapan Perubahan APBD 2022 ini, akibat keterbatasan anggaran yang tersedia, masih ada aspirasi masyarakat yang belum terakomodir di dalamnya. (*)

Baca juga: Pria Warga Cipawon Purbalingga Bacok Neneknya, Dua Kali Gunakan Celurit, SE Alami Gangguan Kejiwaan

Baca juga: Persela Lamongan Sehari Jelang Lawan Persijap Jepara, Charis: Kami Dalam Situasi Sulit

Baca juga: Kapolres Semarang: Kami Masih Buru Dua Rekan Mad Ngalum, Pelaku Penusuk Kadus Ngrawan

Baca juga: Target Curi Poin di Kandang Persibat Batang, Jadi Laga Krusial Bagi PSISa Salatiga

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved