Berita Regional

Sosok Siti Suciati, Anggota DPRD Dipecat Partai Gerindra, Video Tanpa Busana Beredar di Facebook

Sosok Siti Suciati, anggota DPRD Medan yang dipecat dari jabatannya oleh Partai Gerindra mendadak ramai jadi perbincangan.

Editor: rival al manaf
ISTIMEWA
ilustrasi video call tanpa busana 

TRIBUNJATENG.COM, MEDAN - Sosok Siti Suciati, anggota DPRD Medan yang dipecat dari jabatannya oleh Partai Gerindra mendadak ramai jadi perbincangan.

Pasalnya sebagai anggota dewan ia terjerat kasus video porno.

Rekaman Siti Suciati saat video call tanpa busana beredar di media sosial Facebook.

Video itu diunggah oleh Porsea Paulus Bartolomeus Hutapea alias Muhammad Rajaf di media sosial.

Baca juga: Mirisnya Bocah SD di Nganjuk Rudapaksa Adik Kelas Setelah Nonton Konten Dewasa di HP Teman

Baca juga: Viral Kisah Pilu Kurnia Haremba Ibunya Meninggal Dunia saat Ia Diwisuda

Baca juga: 5 Arti Mimpi Potong Rambut: Bahagia Setelahnya Jadi Pertanda Baik, Anda Mungkin Akan Terkejut

Porsea Paulus Bartolomeus Hutapea sendiri saat ini sudah divonis selama 4 tahun penjara.

Ia dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana turut serta dengan sengaja dan tanpa hak melakukan manipulasi informasi elektronik dan divonis pidana 4 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

Informasi yang diterima Tribun, Siti Suciati tidak hanya dipecat tapi juga akan dilakukan pergantian antar waktu (PAW).

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Ihwan Ritonga mengatakan, pemecatan Siti Suciati sudah sesuai mekanisme partai.

"Kalau pemecatan dari Partai Gerindra benar, itu dipecat karena dari tahapan kasus kemarin yang telah melanggar kode etik," kata Ihwan Ritonga saat dikonfirmasi, Kamis (29/9/2022).

Dikatakan Ihwan, surat PAW terhadap Siti Suciati juga sudah dimasukkan ke DPRD Medan.

"Surat PAW sudah kita berikan ke Ketua DPRD Medan tapi belum bisa diproses," katanya.

Setelah dipecat dan bakal di PAW-kan, Siti Suciati melakukan perlawanan.

Ia menggugat keputusan partai.

"Yang bersangkutan mengajukan gugatan, sementara PAW bisa dilaksanakan setelah inkrah putusan," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved