Berita Regional

Burung Merpati Jadi Kurir Ganja, Modus Baru Peredaran Narkoba di Bandung

Modus para tersangka bisa dibilang baru. Mereka memanfaatkan burung merpati untuk mengedarkan ganja.

Wikipedia/Muhammad Mahdi Karim/Facebook
Ilustrasi burung merpati 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Satresnarkoba Polresta Bandung menangkap tiga pemuda yang menjadi pengedar narkoba.

DF (28), RF (22), dan RM (25) mengedarkan ganja ke komunitas balap merpati.

Polisi melakukan penangkapan di Kampung Junti Hilir, Desa Sangkan Hurip, Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/10/2022) sekira pukul 21.00 WIB.

Baca juga: Pemakai Narkoba Ditangkap Polisi Setelah Dilaporkan Anak Kandungnya


Modus para tersangka bisa dibilang baru.


Mereka memanfaatkan burung merpati untuk mengedarkan ganja.

Satresnarkoba Polresta Bandung menangkap tiga pemuda yang menjadi pengedar narkoba
Satresnarkoba Polresta Bandung menangkap tiga pemuda yang menjadi pengedar narkoba jenis ganja.

"Iya benar, pengakuan tersangka seperti itu (pakai burung merpati untuk jadi kurir)," kata Kasat Narkoba Polresta Bandung AKBP Andri Alam kepada Tribunnews.com, Rabu (5/10/2022).

Para pembeli yang hendak membeli barang haram itu menggunakan burung merpati betina.

Sedangkan, ketiga tersangka memanfaatkan merpati jantan yang membawa ganja untuk terbang menghampiri betinanya.

"Iya seperti itu pengakuannya, tapi perlu bukti-bukti untuk membuktikan pengakuan tersangka," ucapnya.

 
Selain itu, lanjut Andri, tersangka juga memberikan ganja kepada burung merpati yang akan mengikuti lomba adu balap dalam komunitas tersebut.

"Merpati yang akan di pertandingkan diberi air seduhan daun ganja dan biji ganja sebagai campuran pakan merpati yang akan diperlombakan," ucapnya.

"Sehingga burung merpati dapat menjadi berani atau kehilangan kesadaran (giras)," sambungnya.

Andri menerangkan dengan itu, merpati pun jadi terbang lebih tinggi dan berani menukik cadas saat menjatuhkan diri.

"Bagi merpati yang kalah namun masih hidup dapat dibarter dengan narkotika berupa ganja untuk dilatih kembali menjadi merpati aduan balap," tuturnya.

Dalam hal ini, polisi berhasil menyita ganja seberat tiga kilogram, tiga buah hp, satu timbangan manual dan elektrik, tiga buah lakban, dua lembar kertas nasi warna coklat, empat ikat plastik WARNA bening dan 20 ekor burung merpati balap.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) UU RI No.35 Thn 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun penjara. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengedar Narkoba di Bandung Gunakan Burung Merpati Jadi Kurir Ganja

Baca juga: Bule Australia Tertangkap Bawa Narkoba: Heroin Dibungkus Kondom Disembunyikan di Dubur

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved