Berita Pekalongan

Opsar Hari Keempat, Suryat Masih Belum Ditemukan 

Operasi SAR (Opsar) korban terseret arus yang dilakukan Tim SAR gabungan Pekalongan pada hari keempat terkendala cuaca hingga  sampah dan lumpur.  

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: olies
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian Suryat yang terseret arus Sungai Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Jasad Suryat (80) warga Desa Kwaringan RT 12 RW 2, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan, Jateng yang dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan hingga Rabu (5/10/2022) masih belum ditemukan. 

Operasi SAR (Opsar) yang dilakukan Tim SAR gabungan pada hari keempat terkendala cuaca hingga  sampah dan lumpur di sekitar lokasi kejadian.  

"Cuaca pada setengah hari ini di lokasi pencarian diguyur hujan. Sampah dan lumpur di lokasi juga menjadi kendala," kata Kapolsek Bojong AKP Suhadi, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Nama ASN dan Polri di Salatiga Dicatut Parpol

Baca juga: Karya 15 Pelukis Purbalingga Dipamerkan, Bertajuk Jenderal Gerilya, Tersebar di Empat Kecamatan

Baca juga: Wabup Blora : Jangan Ada Titipan Data Saat Pendataan Awal Regsosek 2022

Suryat dilaporkan hilang pada Sabtu (1/10/2022) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban merupakan warga Kecamatan Kesesi. Namun dalam tiga bulan terakhir, korban tinggal dengan saudaranya yang berada di Desa Bukur. 

Suhadi menuturkan kronologi kejadian hilangnya Suryat. Saat kejadian, korban mencari ikan dengan jaring saat acara pembukaan bendungan Gembiro. Diduga saat mencari ikan korban terseret arus Sungai Bukur.

"Tim SAR masih melakukan pencarian menggunakan perahu karet yang ditempatkan di titik-titik tertentu. Tim juga melakukan sisir sungai menyisir hingga ke Siwalan," ujarnya. (Dro)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved